Dari Abu Hurairah diriwayatkan bahwa Rasulullah Muhammad ﷺ bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sampai harta melimpah ruah, hingga seseorang membawa zakat hartanya namun tidak menemukan orang yang mau menerimanya, dan sampai tanah Arab kembali dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai.” Hadits ini diriwayatkan oleh Sahih Muslim dan menjadi salah satu tanda besar yang terus menarik perhatian kaum muslimin hingga hari ini.
Para ulama menjelaskan bahwa kata “kembali” dalam hadits tersebut menunjukkan bahwa Jazirah Arab pada masa lampau memang pernah menjadi wilayah yang hijau dan subur. Penelitian geologi modern menguatkan hal ini. Para ilmuwan menemukan bekas aliran sungai purba, danau kuno, serta fosil tumbuhan di wilayah Arab Saudi. Studi yang dipublikasikan oleh Nature Middle East menyebutkan bahwa ribuan tahun silam, Jazirah Arab pernah mengalami periode basah dengan curah hujan tinggi sehingga memungkinkan terbentuknya padang rumput, sungai, dan danau.
BACA JUGA: Tak Seorang pun Mengetahui Waktu Terjadinya Kiamat
Saat ini, sebagian tanda tersebut mulai tampak. Negara-negara di Jazirah Arab seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melakukan proyek penghijauan besar-besaran. Program Saudi Green Initiative menargetkan penanaman miliaran pohon dan rehabilitasi lahan tandus. Di beberapa wilayah Arab Saudi, hamparan pertanian modern terlihat luas dengan sistem irigasi canggih yang memanfaatkan air tanah dan teknologi desalinasi. Gurun yang dahulu tandus kini berubah menjadi area pertanian gandum, kurma, dan sayur-mayur.
Sebagian ulama memandang perubahan ini sebagai salah satu bentuk awal dari realisasi sabda Nabi ﷺ. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa hakikat sempurna dari hadits tersebut belum tentu telah terjadi seluruhnya. Bisa jadi pada masa mendatang Allah benar-benar mengubah iklim Jazirah Arab menjadi lebih sejuk, memunculkan sungai-sungai alami, serta menjadikan wilayah itu hijau sebagaimana dahulu kala.
BACA JUGA: Hikmah Tak Diketahuinya Waktu Kiamat
Fenomena ini semakin menambah keyakinan kaum muslimin terhadap kebenaran nubuwat Rasulullah Muhammad ﷺ. Beliau hidup di tengah masyarakat ummi di padang pasir lebih dari empat belas abad lalu, namun berita yang beliau sampaikan ternyata terus terbukti sedikit demi sedikit seiring perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan. Maka seorang mukmin hendaknya mengambil pelajaran, bahwa tanda-tanda kiamat bukan sekadar bahan pembicaraan, tetapi pengingat agar manusia kembali memperbaiki iman, memperbanyak amal saleh, dan mempersiapkan diri menghadapi hari akhir. []
Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi / Cetakan 1, Mei 2002
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

