Dalam rangkaian peristiwa besar menjelang kiamat, Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa akan muncul fitnah terbesar dalam sejarah manusia, yaitu fitnah Dajjal. Fitnah ini begitu dahsyat hingga setiap nabi memperingatkan umatnya tentang bahaya Dajjal. Namun dalam kesempurnaan rahmat Allah, tidak semua tempat di bumi akan dimasuki olehnya. Dalam hadis sahih disebutkan bahwa Dajjal tidak akan mampu memasuki Makkah, Madinah, dan Masjidil Aqsha serta gunung Thur. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada satu negeri pun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Yerusalem dan daerah sekitar Baitul Maqdis menjadi tempat berkumpulnya orang-orang beriman di akhir zaman. Para ulama menjelaskan bahwa Masjidil Aqsha akan menjadi benteng keimanan dan salah satu tempat perlindungan terakhir kaum muslimin dari fitnah tersebut. Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah menyebutkan bahwa Allah akan menjadikan tanah suci sebagai tempat yang aman dari kekejaman Dajjal.
BACA JUGA: Kenapa Rasul Sering Ingatkan Kaumnya akan Fitnah Dajjal?
Masjidil Aqsha memiliki kedudukan agung dalam Islam. Ia adalah kiblat pertama umat Islam, tempat Isra’ Mi’raj, serta salah satu dari tiga masjid yang dianjurkan untuk diziarahi. Di sana pula kelak akan terjadi peristiwa-peristiwa besar menjelang kiamat, termasuk turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam untuk membunuh Dajjal.
Para ulama salaf sangat menekankan agar umat Islam mendalami ilmu tentang akhir zaman agar tidak tersesat oleh berbagai fitnah. Imam Al-Awza’i rahimahullah berkata: “Barang siapa yang meremehkan ilmu tentang fitnah, maka ia akan terseret ke dalamnya tanpa ia sadari.”
Begitu pula Umar bin Abdul Aziz rahimahullah pernah menasihati: “Ketahuilah bahwa fitnah bila datang dikenali oleh para ulama, dan bila berlalu baru diketahui oleh orang awam.”
Pesan ini sangat relevan pada masa kini ketika informasi, tipu daya, dan propaganda begitu mudah tersebar. Fitnah Dajjal bukan hanya fisik, tetapi juga fitnah pemikiran, keyakinan, dan teknologi yang dapat menipu banyak manusia.
Maka kewajiban seorang muslim adalah memperkuat iman, memperbanyak amal shalih, serta selalu berlindung kepada Allah dari fitnah Dajjal. Rasulullah ﷺ mengajarkan doa setelah tasyahud sebelum salam:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.” (HR. Muslim)
Semoga Allah menjadikan hati kita tetap teguh di atas iman hingga akhir hayat dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selamat dari fitnah terbesar di akhir zaman. Aamiin. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

