Saudaraku, di antara akhlak mulia yang sangat berat dijalankan, namun sangat tinggi nilainya di sisi Allah, adalah membalas keburukan dengan kebaikan. Inilah sifat orang-orang yang jiwanya bersih, akalnya sehat, dan hatinya dipenuhi keimanan.
Abu Hatim Ibnu Hibban Al-Busti rahimahullah berkata:
“Orang yang berakal sehat wajib mempersiapkan jiwanya untuk senantiasa memaafkan semua orang, dia juga tidak boleh membalas perbuatan jelek (dengan kejelekan). Sebab, tidak ada cara yang lebih baik untuk menghentikan perbuatan jelek kecuali (membalasnya) dengan berbuat baik.” [Raudhah Al-‘Uqalā’, hlm. 188]
BACA JUGA: Saudaraku, Inilah Penerang Alam Kubur
Saudaraku, banyak orang mampu berbuat baik kepada orang yang baik kepadanya. Namun tidak semua orang mampu tetap lembut kepada orang yang menyakitinya, tetap santun kepada orang yang mencelanya, dan tetap menahan diri saat diperlakukan buruk. Padahal justru di situlah tampak kemuliaan akhlak seorang mukmin.
Membalas keburukan dengan keburukan memang terasa lebih mudah bagi hawa nafsu. Akan tetapi, balasan semacam itu sering kali hanya memperpanjang permusuhan, menambah luka, dan membuka pintu dosa yang lebih besar. Sebaliknya, kebaikan yang dibalas kepada pelaku keburukan bisa memadamkan api permusuhan dan melunakkan hati yang keras.
Saudaraku, memaafkan bukan berarti lemah. Menahan amarah bukan berarti kalah. Justru itulah tanda kekuatan hati dan kematangan iman. Orang yang kuat bukanlah yang menang dalam pertengkaran, tetapi yang mampu menundukkan dirinya ketika emosi menguasai.
BACA JUGA: Saudaraku, Balasan Amal itu di Akhirat
Cobalah renungkan, berapa banyak hubungan yang rusak hanya karena masing-masing ingin membalas. Padahal jika salah satunya memilih sabar, memaafkan, dan berbuat baik, bisa jadi Allah membuka pintu perbaikan yang tidak disangka-sangka.
Saudaraku, jika engkau ingin mulia, maka biasakanlah membalas luka dengan doa, kebencian dengan kesabaran, dan keburukan dengan kebaikan. Sebab akhlak semacam inilah yang meninggikan derajat seorang hamba di dunia dan akhirat. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

