Home KajianDosa Besar

Dosa Besar

Dosa besar yang disebutkan oleh para ulama sebagaimana adz-Dzahabi dalam kitab al-Kaba ir-nya adalah dosa-dosa besar yang ada nasnya, adapun yang tidak ada nasnya maka bisa lebih banyak.

by Abu Umar
0 comments 309 views

Adapun definisi dosa besar, maka telah terjadi perselisihan di kalangan para ulama. Karenanya Imam adz-Dzahabi berkata:

فَوَجَدَنَا الْعَلمَاءَ قَدِ اخْتَلَفُوا فيها

“Ternyata kita mendapati para ulama berbeda pendapat tentang dosa-dosa besar”

Setelah itu imam adz-Dzahabi menyebutkan sebagian perselisihan tersebut.

Imam adz-Dzahabi berkata,

فَقِيلَ هِيَ سَبْعُ وَاحْتَجُوا بِقولِهِ : اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوْبِقَاتِ …. فَذَكَرَ مِنْهَا الشَّرْكَ بِاللَّهِ وَالسَّحْرَ وَقَتْلَ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَأَكْلَ مَالِ الْيَتِيمِ وَأَكُلَ الرِّبَا وَالتَّوَلِّيَ يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذَفَ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ مُتَّفقِ عَلَيْهِ
وَجَاءَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، قَالَ : هِيَ إِلَى السبعين أقرب منها إلى السبع.
وَصَدَقَ وَاللَّهِ ابْنُ عَبَّاسٍ، وَالحَدِيثُ فَمَا فِيهِ حَصْرُ الْكَبَائِرِ

Disebutkan bahwa dosa-dosa besar jumlahnya ada tujuh. Mereka berdalil dengan sabda Rasulullah.

BACA JUGA:  Keutamaan Meninggalkan Dosa-dosa Kecil

اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوْبِقَاتِ .

“Jauhilah oleh kalian tujuh perkara yang membinasakan.”

Beliau menyebutkan di antara perkara yang membinasakan tersebut adalah syirik, sihir, membunuh, memakan harta anak yatim, memakan harta riba, kabur dari peperangan, dan menuduh wanita yang suci dengan zina. (muttafaq ‘alaih) (Muttafaq alaihi, yaitu maksudnya disepakati oleh Al-Bukhari dan Muslim. (HR. Al-Bukhari No. 2615 dan Muslim No. 145).

Dan datang dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Jumlah dosa-dosa besar 70 lebih kuat daripada yang mengatakan jumlahnya tujuh,” (HR. Ibnu Jarir dalam tafsirnya (8/245) No. 9207, Ibnu Abi Hatim di tafsirnya (3/934) No. 5217, dan al-Baihaqi di Syu’ab al-Iman No 7150 dengan sanad yang dinilai sahih oleh Masyhur bin Hasan Ali Salman (lihat Mukadimah tahqiq beliau terhadap kitab al-Kaba ir him. 88)

Peringatan. Riwayat-riwayat yang datang dari para salaf tentang jumlah dosa besar maka tidak ada mafhum mukhalafahnya, sebagaimana datang dari Ibnu Mas’ud bahwasanya dosa besar ada 4, dari dari Ibnu Umar bahwasanya dosa besar ada 7 atau dalam riwayat yang lain ada 9, hingga perkataan Ibnu Abbas bahwa jumlah dosa besar lebih kuat/dekat ke jumlah 70 daripada jumlah 7 Ini semua bukanlah pembatasan, akan tetapi jumlah dosa besar yang terbetik di benak mereka, atau mereka ingin mengungkapkan bahwa jumlah dosa besar adalah banyak. Hal ini karena

Dan demi Allah Ibnu Abbas telah benar. Hadis yang telah disebutkan tidak ada pembatasan tentang jumlah dosa-dosa besar.

Syarah:

Imam adz-Dzahabi menyebutkan sebagian ikhtilaf ulama terkait definisi dosa besar dan juga jumlah dosa besar. Sebagian ulama membatasi dosa besar hanya 7 dosa saja berdasarkan hadis,

banner

اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوْبِقَاتِ

“Jauhilah oleh kalian tujuh perkara yang membinasakan”.

Namun adz-Dzahabi mengkritik pendapat ini dan lebih condong kepada pendapat Ibnu Abbas bahwa dosa-dosa besar sekitar 70 dosa. Adapun hadis di atas maka tidak membatasi bahwa dosa besar hanya 7, akan tetapi Nabi menyebutkan 7 dosa besar tersebut secara khusus karena sangat berbahaya.

Catatan:

Pertama: Mereka tidak sedang mengatakan “jumlah dosa besar hanya

Kedua: Karena tidak ada dalil yang tegas yang menyebutkan jumlah dosa besar

BACA JUGA:  Bagaimana Para Ulama Mengklasifikasikan Dosa-dosa Besar?

Ketiga: Dosa besar yang disebutkan oleh para ulama sebagaimana adz-Dzahabi dalam kitab al-Kaba ir-nya adalah dosa-dosa besar yang ada nasnya, adapun yang tidak ada nasnya maka bisa lebih banyak.

Keempat: Adz-Dzahabi sendiri setelah menyebutkan dosa besar yang ke 76 beliau lalu membuat bab yang berjudul. “Dosa-dosa yang bisa jadi termasuk dosa besar”, yang di mana pada bab tersebut beliau menyebutkan sekitar 50 dosa. Ini semua masih terkait dengan dosa-dosa besar yang ada nasnya. Adapun yang tidak ada nasnya maka akan datang penjelasannya bahwa pendalilannya adalah dengan kias, sebagaimana yang dijelaskan oleh al- Izz bin Abdis Salam dan asy Syathibi (akan datang nukilan perkataan mereka sebentar lagi insya Allah). []

Sumber: Syarah Al-Kabair, Dosa-Dosa Besar, karya Imam Adz-Dzahabi Asy-Syafi’i / Penulis: Dr. Firanda Andirja, Lc., ΜΑ. / Penerbit UFA Office / Cetakan: Pertama, 2024

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119