Home Yaumul HisabPara Nabi Mendapat Pilihan Saat Akan Wafat

Para Nabi Mendapat Pilihan Saat Akan Wafat

Sebelum para nabi wafat, Allah memperlihatkan pahala dan balasan kepada mereka. Kemudian mereka disodorkan pilihan antara tetap tinggal di dunia atau berpindah ke maqam yang mulia.

by Abu Umar
0 comments 200 views

Sebelum para nabi wafat, Allah memperlihatkan pahala dan balasan kepada mereka. Kemudian mereka disodorkan pilihan antara tetap tinggal di dunia atau berpindah ke maqam yang mulia. Tak pelak lagi para nabi memilih kenikmatan abadi. Hal ini terjadi pada Rasulullah saw. Beliau disodorkan pilihan lalu memilih.

BACA JUGA:  Dajjal, di Antara Kedua Matanya Tertulis “Kafir”

Dalam Shahih al-Bukhari, Aisyah ra. berkata, “Rasulullah ﷺ . saat masih sehat bersabda, ‘Sesungguhnya tak seorang nabi pun diwafatkan sampai ia melihat surga yang menjadi tempat tinggalnya, kemudian ia disodorkan pilihan. Ketika malaikat maut datang kepada Rasul yang saat itu berada di atas pahaku, beliau pingsan sesaat. Kemudian beliau siuman dan mengarahkan pandangannya ke atap seraya berkata, “Ya Allah, tempat yang tertinggi. Aku berkata, ‘Berarti beliau tidak memilih kita, dan aku mengetahui itu adalah pembicaraan yang beliau arahkan kepada kita.” Aisyah meneruskan, “Itu adalah kata terakhir yang diucapkan oleh Nabi ﷺ, yakni ucapan: Ya Allah, di tempat tertinggi.”

(Diriwayatkan oleh Bukhari dalam bab “Riqaq”, subbab “Orang yang Senang Berjumpa Allah”. Lihat Fath al-Bari, XI, h. 357. Muslim juga meriwayatkan hadis ini dalam Shahil-nya, juga Malik dalam al-Muwaththa, dan Tirmidzi dalam Sunan-nya. Ibn al-Atsir menuturkan riwayat-riwayat hadis dari Aisyah ini dalam Jami’ al-Ushul, XI, h. 67)

BACA JUGA:  Jika Wafat Tinggalkan Utang

Dalam salah satu riwayat (Diriwayatkan oleh semua ulama hadis) disebutkan. “Lalu aku mendengar suara Nabi saw. yang sangat berat pada waktu sakit menjelang wafatnya, ‘Barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para shiddiqin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baik-nya.'” (Q.S. an-Nisa: 69) []

Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Penulis: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar / Penerbit Serambi  / Cetakan 1, Mei 2002

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119