3 Amalan yang Menyelamatkan
Melalui lisan Rasul-Nya, Allah ‘azza wa jalla telah menjelaskan jalan-jalan keselamatan dari kejelekan Iblis, bahkan kejelekan dunia dan akhirat.
Melalui lisan Rasul-Nya, Allah ‘azza wa jalla telah menjelaskan jalan-jalan keselamatan dari kejelekan Iblis, bahkan kejelekan dunia dan akhirat.
Dalam kitab Bidayah Wa An-Nihayah, Ibnu Katsir menjelaskan tentang sandal yang digunakan Rasulullah ﷺ.
Kadang, ia merasa sangat terpukul atau marah dengan kejadian yang menurut Nabi baik, tetapi menurutnya tidak.
Sampai suatu ketika terlontar dari mulutnya kata-kata, “Menurutku Tuhanmu hanya menyeriusi keinginanmu.”
Pernah suatu saat ketika Rasulullah sedang shalat, terdengar suara tangisan bayi seorang ibu yang turut shalat berjamaah.
Umar kemudian berkata, “Angkatlah aku.” Maka seseorang pun segera menyandarkannya.
Di surga tidak ada lagi orang yang akan merasakan sakit atau menderita seperti ketika di dunia.
Oleh karena itu, Maimunah hidup bersama Rasulullah tidak begitu lama, sekitar tiga tahun.
Abu Bakar menjawab, “Wahai Rasulullah, ayahku lebih pantas berjalan menemuimu daripada engkau datang menemuinya.”
"Maka saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari Ummu Habibah."
Ia tampak sangat gelisah, mondar-mandir dengan mata tetap nyalang memandang ke ufuk jauh.
Nabi pun bertanya kepada sang Ibu, “Wahai Ibunda, bagaimanakah keadaan Alqomah selama ini?”