Apakah Doa Bisa Mengubah Takdir?
Dari sini kita memahami bahwa doa bukanlah bentuk penolakan terhadap takdir, melainkan bagian dari takdir itu sendiri.
Dari sini kita memahami bahwa doa bukanlah bentuk penolakan terhadap takdir, melainkan bagian dari takdir itu sendiri.
Begitu juga berlaku sebaliknya, jika sengaja mengurangi jumlah basuhan pada anggota wadhu juga dimakruhkan.
Allah SWT dan Rasulullah ﷺ telah memberikan berbagai macam aturan sebagai pedoman dan tuntunan hidup umat Islam.
Hadis ini mengajarkan bahwa menjaga jarak syar‘i bukan tanda buruk sangka, melainkan bukti ketakwaan.
Keuntungan ini tidak terpengaruh krisis dunia, tidak tergerus waktu, dan akan dibalas dengan ampunan serta pahala yang berlipat.
Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah merangkum kaidah ini dengan tegas: shalat wajib tidak boleh diputus kecuali karena darurat, sedangkan shalat sunah boleh diputus…
Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata, “Tidak ada amal yang lebih berat bagi jiwa selain ikhlas dan mengikuti sunnah.” Namun justru dari amal inilah…
Penjelasan ini menunjukkan kedalaman pemahaman ulama salaf dalam membedakan antara hukum dan adab, antara larangan syar’i dan sikap yang kurang sempurna dalam…
Apabila ada udzur atau keadaan yang sangat mendesak, maka boleh mengerjakannya dan tidak makruh, yaitu sebelum matahari terbenam dengan kadar cukup untuk…
Disunnahkan mengakhirkan shalat Zhuhur ketika udara sangat panas.
Ia adalah contoh bahwa kemuliaan di sisi Allah tidak selalu diukur dari popularitas ilmu, tetapi dari keikhlasan dan ketakwaan hidup.
Tabul Atba, Madinah, w. 179 H pada Masa kekhilafahan Harun