Home NasihatMutiara Nasihat Abdullah bin Abdul Aziz Al-Umari

Mutiara Nasihat Abdullah bin Abdul Aziz Al-Umari

by Abu Umar
0 comments 158 views

Abdullah bin Abdul Aziz Al-‘Umari (عبد الله بن عبد العزيز العمري) adalah seorang ulama zuhud dan ahli ibadah dari kalangan tabi‘ut tabi‘in, yang hidup pada abad ke-2 Hijriah. Ia berasal dari keluarga ‘Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, sehingga dikenal dengan nisbah Al-‘Umari.

Ia hidup di Madinah, dan dikenal sebagai sosok yang sangat wara‘, tekun beribadah, serta keras terhadap hawa nafsu dirinya. Abdullah Al-‘Umari banyak menghabiskan waktunya untuk shalat, puasa, dan uzlah, menjauh dari gemerlap dunia dan kedudukan.

Dalam bidang keilmuan, ia termasuk perawi hadis, namun para ulama menilai hafalannya lemah, sehingga riwayatnya tidak dijadikan hujjah kuat dalam hadis. Meski demikian, kedudukannya dalam kezuhudan dan akhlak sangat tinggi. Imam Malik rahimahullah, yang sezaman dengannya, sangat menghormati ketakwaannya, meskipun berbeda pandangan dalam metode hidup dan dakwah.

BACA JUGA:  Mutiara Nasihat Malik bin Anas bin Malik Al-Ashbahi

Abdullah Al-‘Umari juga dikenal karena nasihat-nasihatnya yang tajam dan penuh peringatan, terutama kepada para ulama dan penguasa agar tidak larut dalam dunia. Sebagian surat dan ucapannya menjadi rujukan dalam literatur zuhud dan targhib–tarhib.

Ia wafat sekitar tahun 171 H. Namanya dikenang bukan karena banyaknya karya tulis atau murid, tetapi karena keteladanan dalam kezuhudan, kejujuran iman, dan kesungguhan menjaga hati.

Ia adalah contoh bahwa kemuliaan di sisi Allah tidak selalu diukur dari popularitas ilmu, tetapi dari keikhlasan dan ketakwaan hidup.

Berikut beberapa nasihat dari Abdullah bin Abdul Aziz Al-Umari:

Tabi’ul Atba, Madinah, w. 184 H di Madinah

عَنْ أَبِي الْمُنْذِرِ إِسْمَاعِيلِ بْنِ عُمَرَ قَالَ : سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْعُمَرِي يَقُولُ : إِنَّ مِنْ غَفْلَتِكَ عَنْ نَفْسِكَ إِعْرَاضُكَ عَنِ اللَّهِ بِأَنْ تَرَى مَا يُسْخِطْهُ فَتُجَاوِرُهُ وَلَا تَأْمُرُ وَلَا تَنْهَى خَوْفًا مِمَّنْ لَا يَمْلِكُ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا.

Dari Abu Mundzir Ismail bin Umar berkata, aku mendengar Abu Abdurrahman Al-Umaria berkata, “Sesungguhnya di antara tanda kelalaianmu terhadap dirimu sendini adalah berpalingnya dirimu dari Allah dengan menyukai sesuatu yang dimurkai-Nya lalu kamu melanggarnya dan keenggananmu untuk beramar makruf nahi mungkar karena takut kepada orang yang tidak mampu mendatangkan madharat dan manfaat.” (11/18)

BACA JUGA:  Mutiara Nasihat tentang Tahajjud

يقول : مَنْ تَرَكَ الْأَمْرَ بِالْمَعْرُوْفِ وَالنَّغَيَ عَنِ الْمُنْكَرِ مِنْ مخافة المخلوقين، لوعت منه هَيْبَةُ اللَّهِ تَعَالَى، فَلَوْ أَمَرَ بعض ولدِهِ أَوْ بَعْضَ مَوَالِيْهِ لَاسْتَخَفْ بِهِ.

Abdullah bin Abdul Aziz berkata, “Barangsiapa yang meninggalkan amar makruf nahi mungkar karena takut kepada manusia, niscaya kewibawaannya akan dicabut oleh Allah hingga seandainya dia memerintahkan sebagian anak anak atau budak-budaknya pasti dia akan diremehkan.” (11/181) []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119