Bantahan atas Orang yang Mengingkari Adzab Kubur
Pertanyaan: Bagaimana kita membantah orang yang mengingkari adzab kubur dan beralasan bahwasanya seandainya kuburan itu dibongkar maka kuburan itu tentu didapati tidak…
Pertanyaan: Bagaimana kita membantah orang yang mengingkari adzab kubur dan beralasan bahwasanya seandainya kuburan itu dibongkar maka kuburan itu tentu didapati tidak…
Karena ini adalah masalah ukhrawi dimana seseorang tidak mampu untuk menganalogikannya dengan sesuatu yang bisa disaksikan di dunia
Sesungguhnya kubur itu bisa menjadi sempit bagi orang kafir sampai remuk tulang rusuknya.
Karena itulah adzab kubur itu ada sesuai dengan penjelasan yang tegas dalam as-Sunnah dan zhahir al-Qur'an serta ijma' kaum muslimin.
Hal ini boleh, tidak mengapa dan termasuk perkara-perkara yang disyari'atkan sampai dalam hal meninggalkan maksiat.
Mungkin pakaian yang menutupinya atau sepertinya akan kembali maka inilah yang dimaksud dengan harta itu, akan tetapi ini lemah.
Disandarkan kepada syetan karena hal itu termasuk berlebih-lebihan.
Bahwa sebagian manusia ada yang berbicara tentang sesuatu kejadian baru yang maknanya terdapat di dalam hadits dha'if.
Mereka berangan-angan seperti ini. Maka seorang yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan.
Karena jika hidup tanpa seorang imam berarti dia hidup tanpa şultan dan waliyul amri.
Dan kita tidaklah mampu untuk menghukumi hukum secara umum jika kita melihat kepada hadits yang disangka menyelisihi akal kita.
Kepada mereka kita katakan, jika kalian berkeyakinan bahwa Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam telah berkata demikian akan tetapi kalian mendustakannya.