Posisi Tangan setelah Takbiratul Ihram ketika Shalat
Pendapat lain dalam Mazhab Maliki menyatakan bahwa tangan dibiarkan lurus di samping badan setelah Takbiratul Ihram.
Pendapat lain dalam Mazhab Maliki menyatakan bahwa tangan dibiarkan lurus di samping badan setelah Takbiratul Ihram.
Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan demikian karena di dalam sahur terdapat keberkahan.
Salah satunya adalah mereka sibuk membaca dan merenungi Al-Quran.
Wudhu dilakukan sebagai syarat sah shalat, Tawaf, membaca Al-Qur'an, dan mengawali mandi wajib.
Tidak boleh bagi seorang hamba meremehkan untuk menghadiri dan datang kepada majlis ilmu
Maka dari itu manusia diperintahkan untuk memperbanyak istighfar atau memohon ampunan dari Allah Ta'ala.
Di antara sumber ketenangan hati dan ketentraman jiwa yang hakiki adalah dengan berzikir kepada kepada Allah Ta’ala dan membaca Al-Quran.
Seorang hamba, meskipun dia telah melakukan bentuk sholat secara lahiriah, namun dia tidak mendapatkan pahala kecuali sesuai kadar kehadiran kalbunya saat sholat.
Melamakan ruku’ dan sujud itu bukan tanpa alasan, tapi berdasarkan sandaran dari tuntunan Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam
Karena amalan-amalan tidak akan berhenti dengan berakhir musim-musimnya. Hanyalah amalan akan berhenti dengan berakhirnya ajal.
Istiqomah butuh untuk diperjuangkan.Karena ia menjadi faktor kuat bagaimana akhir dari perjalanan hidup di dunia