Setelah melakukan Takbiratul Ihram dalam shalat, posisi tangan bisa dilakukan dengan dua cara yang dikenal dalam fiqih Islam:
1. Bersedekap (Tangan Bersedekap di Dada, Perut, atau Di Bawahnya)
Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri.
BACA JUGA: Shalat Orang Munafik
Tangan bisa diletakkan di dada, perut, atau di bawah perut, sesuai dengan pendapat mazhab fiqih:
Mazhab Syafi’i dan Hambali: Meletakkan tangan di dada atau di atas pusar.
Mazhab Hanafi: Meletakkan tangan di bawah pusar.
Mazhab Maliki: Ada pendapat yang menyatakan boleh bersedekap, tetapi lebih dianjurkan untuk meletakkan tangan di sisi tubuh (bersedekap tidak terlalu ditekankan).
2. Irsal (Tangan Dibiarkan Lurus di Samping Badan)
Pendapat lain dalam Mazhab Maliki menyatakan bahwa tangan dibiarkan lurus di samping badan setelah Takbiratul Ihram.
Dalil tentang Bersedekap
Dari Wa’il bin Hujr radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Saya melihat Nabi ﷺ mengangkat kedua tangannya saat memulai shalat, lalu beliau meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di dada.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i, Ahmad; dinilai sahih oleh Al-Albani)
BACA JUGA: Tipu Daya Setan kepada Manusia ketika Shalat
Secara umum, mayoritas ulama lebih menganjurkan posisi tangan bersedekap setelah Takbiratul Ihram. Namun, bila seseorang mengikuti pendapat yang membolehkan irsal, itu juga memiliki dasar dalam fiqih.
Wallahu a’lam. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

