Sebab Dicabutnya Nikmat dari Dirimu
Ketika ketakwaan mulai ditinggalkan, dosa dianggap ringan, ibadah mulai disepelekan, dan hati semakin jauh dari Allah, keberkahan dapat berkurang sedikit demi sedikit.
Ketika ketakwaan mulai ditinggalkan, dosa dianggap ringan, ibadah mulai disepelekan, dan hati semakin jauh dari Allah, keberkahan dapat berkurang sedikit demi sedikit.
Pesannya sederhana, tetapi sangat dalam: orang yang berakal sehat akan menjalani hidup dengan ketakwaan dan kehati-hatian.
Orang yang benar-benar memiliki semangat dan keyakinan akan mendidik nafsunya dengan sungguh-sungguh, tetapi tetap menjaga prinsip-prinsip agama.
Bagaimana mungkin Anda akan menguasai segala sesuatu yang berasal dari-Nya, kemudian mengetahui seluruh hikmah-Nya, serta memahami hukum dan kekuasaan-Nya?
Aku menyibukkan diriku dengan segala hal milik Allah yang menjadi tanggung jawabku dan meninggalkan milikku yang ada pada-Nya.
Boleh jadi Allah membuka hati kita justru ketika kita memilih untuk tetap hadir.
Jangan menunggu tua untuk bertobat. Jangan menunggu sakit untuk beribadah. Jangan menunggu ajal datang untuk mempersiapkan bekal.
Jika ketiganya Allah kumpulkan dalam kehidupan kita, maka sungguh kita sedang menikmati salah satu bentuk kekayaan dunia yang paling besar.
Keberkahan tidak akan tumbuh dari rezeki yang diperoleh melalui jalan yang haram.
Jangan pernah merasa dosa kita terlalu banyak untuk mendapatkan ampunan Allah.
Bisa jadi Allah sedang mematahkanmu agar Dia membentukmu menjadi lebih kuat.
Jika pertanyaan tersebut diajukan untuk menambah ilmu, memperkuat iman, dan meningkatkan keyakinan, maka hal tersebut tidaklah tercela.