Agar Urusan Duniamu Teratur, Dahulukan Akhirat
Para salaf mengajarkan bahwa keseimbangan tidak muncul dari upaya menumpuk hal duniawi, melainkan dari mendahulukan hak akhirat sehingga dunia berfungsi sebagai wahana.
Para salaf mengajarkan bahwa keseimbangan tidak muncul dari upaya menumpuk hal duniawi, melainkan dari mendahulukan hak akhirat sehingga dunia berfungsi sebagai wahana.
Nasihat ini begitu dalam, mengingatkan kita bahwa umur bukan bertambah, melainkan berkurang.
Jika saat ini Allah anugrahi kita kemudahan untuk membaca dan menghafal Al-Quran, itu artinya kita bertanggungjawab penuh atas apa yang Allah takdirkan…
Jika engkau tidak temukan hatimu di sana, maka mintalah kepada Allah agar memberimu hati karena sesungguhnya engkau sudah tak punya hati lagi.
Kunci utama terbukanya pintu rezeki bukanlah semata kerja keras, tetapi kebersihan hati, ketaatan kepada Allah, dan meninggalkan segala bentuk maksiat.
Sekiranya dosa-dosa tidak ditinggalkan melainkan untuk menghindari kehampaan tersebut, tentulah hal itu sudah layak dijadikan alasan bagi orang yang berakal untuk meninggalkannya.
Dia menasihatiku agar aku tinggalkan kemaksiatan dia pun berkata: 'Ketahuilah, sesungguhnya ilmu itu karunia, dan karunia Allah tidak akan diberikan pada orang…
Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa merendahkan diri karena Allah, maka Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim). Kemuliaan sejati ada di sisi Allah, bukan…
Allah berfirman: “Maka ingatlah Aku, Aku pun akan mengingatmu...” (QS. Al-Baqarah: 152). Ulama salaf berkata: “Siapa yang memperbaiki hubungannya dengan Allah, Allah…
Renungan ini mengajak kita bercermin. Sejauh mana amal kita benar-benar ikhlas? Betapa sering kita merasakan getaran hati ketika dipuji, atau sebaliknya kecewa…
Di saat ulama melihat bahwa ilmu telah memberi mereka keutamaan, lingkungan akan berteriak, "Tidakkah ilmu dikaruniakan untuk diamalkan?"
Uzlah (menyendiri) yang benar dan wajib hukumnya adalah menghindarkan diri dari keburukan, bukan dari hal-hal yang baik.