Ilmu adalah cahaya yang Allah masukkan ke dalam hati, sedangkan maksiat adalah pemadam cahaya tersebut.
Ketika Imam asy-Syafi’i duduk sambil membacakan sesuatu di hadapan Imam Malik, kecerdasan dan kesempurnaan pemahamannya membuat syaikh ini tercengang.
BACA JUGA: Ukuran Dosa Besar dan Dosa Kecil
Beliau pun berujar: “Sesungguhnya aku memandang bahwa Allah telah memasukkan cahaya ke dalam hatimu, maka janganlah kamu memadamkan cahaya tersebut dengan kegelapan maksiat.”
Imam asy-Syafi’i berkata dalam syairnya:
شَكَوْتُ إِلَى وَكِيعِ سُوءَ حِفْظِيْ * فَأَرْشَدَنِي إِلَى تَرْكِ الْمَعَاصِي وَقَالَ اعْلَمْ بِأَنَّ الْعِلْمَ فَضْلُ . وَفَضْلُ اللَّهِ لَا يُؤْتَاهُ عَاصِ
Aku mengadu kepada Waki’ tentang buruknya hafalanku,
BACA JUGA: 5 Kunci Kesabaran agar Terhindar dari Maksiat
Dia menasihatiku agar aku tinggalkan kemaksiatan dia pun berkata: ‘Ketahuilah, sesungguhnya ilmu itu karunia, dan karunia Allah tidak akan diberikan pada orang bermaksiat. []
Sumber: Ad-Daa’ wad Dawaa’, Macam-macam Penyakit hati yang Membahayakan dan Resep Pengobatannya, karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Pustaka Imam As-Syafi’i, Cetakan ke-10 November 2016 M
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

