Kelalaian Orang-orang yang Beribadah
Orang yang lalai tidak menyadari bahwa beberapa syariat yang pernah dijalankan umat-umat terdahulu telah dihapus dan diganti.
Orang yang lalai tidak menyadari bahwa beberapa syariat yang pernah dijalankan umat-umat terdahulu telah dihapus dan diganti.
Jika beliau saja terus memohon keteguhan hati, maka kita tentu lebih membutuhkan doa tersebut setiap hari.
Orang-orang yang bodoh, makan atas dasar selera pada kelezatan makanannya. Semestinya, lebih dari itu, makanan berfungsi memberikan nutrisi demi kekuatan kita sendiri.
Jika hawa nafsu telah memabukkannya, hatinya akan gelap, tercemar, serta tak bisa lagi menangkap makna pengawasan Tuhannya.
Semakin kuat husnuzan kepada Allah, semakin tenang hati menghadapi kehidupan.
Air mata yang jatuh saat berdoa tidak pernah sia-sia di hadapan Allah.
Ketika belum berhasil, kita tidak putus asa karena yakin bahwa Allah memiliki hikmah di balik setiap ketetapan-Nya.
Hati yang hidup akan selalu dihiasi rasa malu, sehingga lisan terjaga, pandangan tertunduk, dan anggota badan enggan melakukan kemaksiatan.
Sedekah yang kecil tetapi rutin lebih dicintai daripada yang besar namun jarang dilakukan.
Dunia akan berlalu, tetapi amal saleh akan tetap menemanimu di alam kubur dan akhirat.
Maka bersamanya pergi Al-Qur’an, shalat, qiyamul lail, dan rasa takut kepada Allah.
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, "Sedekah memiliki pengaruh yang menakjubkan dalam menolak berbagai musibah."