Melihat Pujian dan Celaan dengan Mata Hati
Jadikan setiap pujian sebagai pengingat agar tetap rendah hati, dan jadikan setiap kritikan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri.
Jadikan setiap pujian sebagai pengingat agar tetap rendah hati, dan jadikan setiap kritikan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri.
Tajamkan akal dan kewaspadaan, karena sering kali kelengahan dan kelalaian hanya akan menyeret seseorang ke jurang kehancuran.
Tidak ada rahasia yang tersembunyi dari-Nya. Kelak seluruh tabir akan disingkap, dan setiap amal akan dibalas dengan seadil-adilnya.
Ingatlah, futur hanyalah ujian sementara. Namun, kemaksiatan yang dilakukan saat futur bisa meninggalkan luka yang panjang di hati.
Mereka khawatir bukan karena panjangnya usia, melainkan jika usia itu berlalu tanpa ketaatan dan tanpa taubat.
Perbanyak mengucapkan Alhamdulillah dalam setiap keadaan, karena syukur adalah kunci bertambahnya nikmat.
Teruslah melatih diri hingga rawatib terasa sama berharganya dengan aktivitas dunia yang kita kejar.
Hari ini masih ada kesempatan untuk berubah, besok belum tentu menjadi milik kita.
Manusia yang paling mulia dan paling tinggi semangatnya adalah mereka yang paling besar ghirah-nya terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Kematian akan datang membawa kabar dari Allah Ta'ala. Bagi sebagian manusia, ia membawa kabar gembira berupa rahmat dan ampunan.
Hendaknya kita lebih mengejar keberkahan daripada sekadar kelimpahan. Mintalah kepada Allah Ta'ala rezeki yang halal, baik, dan mencukupi
Jika jawabannya adalah karena Allah, maka teruslah melangkah.