Home KajianDosa Orang yang Mengajak kepada Kemaksiatan

Dosa Orang yang Mengajak kepada Kemaksiatan

Rasulullah ﷺ menggambarkan dosa-dosa kecil seperti potongan kayu yang dikumpulkan sedikit demi sedikit hingga menjadi tumpukan besar, lalu digunakan untuk menyalakan api.

by Abu Umar
0 comments 7 views

Dalam Islam, seseorang tidak hanya bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri, tetapi juga perlu berhati-hati terhadap pengaruh yang ia sebarkan kepada orang lain. Sebab, sebuah kemaksiatan yang dipromosikan dan diikuti banyak orang dapat menjadi sumber dosa yang terus mengalir kepada orang yang mengajak atau menyebarkannya.

Menanggung Dosa Orang yang Mengikuti

Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa yang memberikan contoh buruk dalam Islam, lalu contoh itu diikuti setelahnya, maka ia menanggung dosa seperti dosa orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun dosa mereka.” (HR. Muslim).

Hadis ini menunjukkan besarnya tanggung jawab orang yang membuka jalan menuju keburukan. Orang yang memproduksi konten maksiat, mengajak orang lain melihatnya, menyebarkannya, atau menunjukkan cara untuk mendapatkannya, dapat menanggung dosa akibat perbuatan orang-orang yang terpengaruh olehnya.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan sungguh, mereka akan memikul beban dosa mereka sendiri dan beban dosa yang lain di samping beban dosa mereka.” (QS. Al-‘Ankabut: 13).

Ibn Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa orang-orang yang mengajak kepada kekufuran dan kesesatan akan memikul dosa mereka sendiri sekaligus dosa orang-orang yang mereka sesatkan. Namun, hal itu tidak mengurangi dosa orang-orang yang melakukan keburukan tersebut sedikit pun. (Tafsir Ibn Katsir, 6/266).

BACA JUGA: Apakah Dosa Besar Hanya Berjumlah Tujuh?

Setiap Orang Tetap Bertanggung Jawab

Meski demikian, seseorang yang hanya melihat atau menyaksikan suatu konten buruk tanpa menyebarkannya atau mengajak orang lain untuk melihatnya, tetap menanggung dosa atas perbuatannya sendiri, bukan dosa orang lain.

Allah Ta’ala berfirman, “Setiap orang bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya.” (QS. Al-An’am: 164). Allah juga berfirman, “Dan seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.” (QS. Al-Isra’: 15).

Ayat-ayat tersebut menunjukkan bahwa setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas amalnya masing-masing.

BACA JUGA: Sakitmu Sebagai Penggugur Dosa

Jangan Meremehkan Dosa Kecil

Seorang Muslim juga harus berhati-hati terhadap dosa yang dianggap ringan. Dosa kecil yang terus-menerus dilakukan dan tidak disertai tobat dapat menjadi perkara yang sangat berbahaya.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Waspadalah terhadap dosa-dosa yang dianggap kecil, karena dosa-dosa itu akan terus terkumpul pada seseorang hingga membinasakannya.” (HR. Ahmad no. 3818 dan lainnya; dinilai hasan oleh Al-Albani).

Rasulullah ﷺ menggambarkan dosa-dosa kecil seperti potongan kayu yang dikumpulkan sedikit demi sedikit hingga menjadi tumpukan besar, lalu digunakan untuk menyalakan api.

Karena itu, jangan sampai seseorang mengumpulkan dosa melalui ucapan, unggahan, tontonan, atau ajakan kepada kemaksiatan. Sesuatu yang dianggap sepele hari ini bisa menjadi beban berat pada hari kiamat.

Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya. Setiap amal akan diperhitungkan dengan adil. Maka, hendaknya kita menjaga diri, menghentikan kemaksiatan, dan tidak menjadi sebab orang lain terjerumus ke dalam dosa.

Wallahu a’lam. []

SUMBER: ISLAMQA

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119