Saudaraku,
Dalam urusan dunia, manusia sering berlomba untuk mendapatkan kedudukan, harta, dan berbagai kenikmatan yang sifatnya sementara.
Namun seorang mukmin yang cerdas menjadikan akhirat sebagai medan perlombaan yang paling utama untuk dimenangkan.
Allah Ta’ala berfirman, “Maka berlomba-lombalah kalian dalam kebaikan.”
Ayat ini menunjukkan bahwa semangat berkompetisi hendaknya diarahkan kepada perkara yang mendatangkan ridha Allah.
Saudaraku, betapa banyak orang yang bersungguh-sungguh mengejar dunia, tetapi sangat sedikit yang bersemangat mengejar pahala dan surga.
Padahal kehidupan dunia hanyalah persinggahan yang sebentar, sedangkan akhirat adalah negeri yang kekal selamanya.
BACA JUGA: Saudaraku, Usahakan Jangan Tinggalkan Shalat Rawatib
Karena itu, para salaf terdahulu berlomba dalam ibadah sebagaimana manusia berlomba dalam mencari keuntungan dunia.
Saudaraku,
Diriwayatkan bahwa Rasulullah Muhammad ﷺ bersabda, “Orang yang cerdas adalah orang yang mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian.”
Hadis ini mengajarkan bahwa ukuran kecerdasan bukanlah banyaknya harta, melainkan banyaknya bekal menuju akhirat.
Saudaraku, jangan sampai waktu yang Allah berikan habis untuk perkara yang tidak mendatangkan manfaat di sisi-Nya.
Setiap hari yang berlalu sejatinya adalah kesempatan untuk menambah amal saleh dan memperbaiki diri.
Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, “Sesungguhnya engkau hanyalah kumpulan hari-hari, setiap kali satu hari berlalu maka sebagian dirimu telah pergi.”
Perkataan ini mengingatkan bahwa umur terus berkurang dan tidak akan pernah kembali.
Oleh sebab itu, jadikan setiap kesempatan sebagai sarana untuk memperbanyak dzikir, sedekah, dan amal kebajikan lainnya.
Saudaraku, apabila melihat saudaramu lebih dahulu dalam ketaatan, janganlah iri terhadap dirinya, tetapi berusahalah menyusulnya dalam kebaikan.
Inilah bentuk persaingan yang terpuji dan dicintai oleh Allah Ta’ala.
BACA JUGA: Saudaraku, Orang Shaleh VS Maksiat
Semakin banyak amal saleh yang dilakukan, semakin besar pula harapan mendapatkan derajat yang tinggi di surga.
Sebaliknya, berlomba dalam kemaksiatan hanya akan menambah kerugian dan penyesalan pada hari perhitungan.
Saudaraku, marilah kita mengarahkan seluruh kemampuan yang kita miliki untuk menjadi hamba yang lebih dekat kepada Allah setiap harinya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang berlomba dalam kebaikan dan menjadi pemenang pada kehidupan akhirat yang abadi. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

