Orang shaleh bukanlah orang yang tidak pernah tergoda oleh maksiat, tetapi orang yang selalu berjuang menjauhinya karena takut kepada Allah.
Maksiat mungkin terlihat kecil di mata manusia, namun bisa menjadi besar di sisi Allah jika dilakukan tanpa rasa takut dan penyesalan.
Saudaraku, setiap dosa meninggalkan noda dalam hati, dan jika terus dibiarkan, hati akan menjadi keras dan sulit menerima kebenaran.
Rasulullah Muhammad ﷺ bersabda, “Sesungguhnya apabila seorang hamba melakukan dosa, akan ditorehkan satu titik hitam di dalam hatinya.” (HR. Tirmidzi).
Orang shaleh memandang dosa seperti gunung yang akan menimpanya, sedangkan pelaku maksiat memandang dosa seperti lalat yang hinggap di hidungnya.
BACA JUGA: Saudaraku, Bacalah Quran setiap Hari
Perkataan ini diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu sebagai gambaran perbedaan hati yang hidup dan hati yang lalai.
Saudaraku, semakin tinggi iman seseorang, semakin besar pula rasa takutnya terhadap dosa.
Maksiat tidak hanya merusak hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya, tetapi juga menghilangkan keberkahan dalam hidupnya.
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Di antara hukuman maksiat adalah terhalangnya ilmu dan rezeki.”
Karena itu, orang-orang shaleh selalu memperbanyak istighfar meskipun mereka dikenal sebagai ahli ibadah.
Saudaraku, jangan tertipu oleh banyaknya dosa yang belum langsung dibalas di dunia.
Penangguhan hukuman bukanlah tanda keridhaan Allah, tetapi bisa jadi merupakan bentuk istidraj yang sangat berbahaya.
Allah mencintai hamba yang segera kembali kepada-Nya ketika tergelincir dalam kesalahan.
Salah satu tanda keshalihan adalah merasa sedih ketika bermaksiat dan merasa bahagia ketika taat.
Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, “Seorang mukmin menggabungkan antara amal baik dan rasa takut, sedangkan orang fajir menggabungkan antara dosa dan rasa aman.”
BACA JUGA: Saudaraku, Mintalah Selalu Fatwa pada Hatimu
Saudaraku, jangan biarkan satu dosa menghalangimu untuk bertobat karena pintu rahmat Allah masih terbuka.
Perang terbesar seorang mukmin adalah melawan hawa nafsunya sendiri setiap hari.
Barang siapa menjaga dirinya dari maksiat, Allah akan menggantinya dengan ketenangan, keberkahan, dan kemuliaan.
Saudaraku, pilihlah jalan orang-orang shaleh meskipun terasa berat, karena ujungnya adalah keselamatan dan kebahagiaan yang abadi. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

