Islam mengajarkan kedermawanan.
Bukan sekadar banyak memberi.
Tapi juga hati yang lapang.
Hadits ini diriwayatkan oleh Asma’ binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anhuma.
Beliau datang kepada Rasulullah Muhammad ﷺ.
Lalu beliau ﷺ bersabda:
لَا تُوعِي فَيُوعِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ ارْضَخِي مَا اسْتَطَعْتِ
Janganlah engkau menahan hartamu.
Nanti Allah akan menahan rezekimu.
Berinfaklah semampumu.
Walau hanya sedikit.
BACA JUGA: Silaturahmi Membuka Pintu Rezeki
Saudaraku,
pelit bukan hanya soal harta.
Tapi juga soal hati.
Ada orang kaya, tapi sempit jiwanya.
Ada orang sederhana, tapi dermawan.
Allah melihat keikhlasan.
Bukan besar kecilnya pemberian.
Sedikit yang ikhlas, bernilai besar.
Banyak tanpa ikhlas, bisa sia-sia.
Jangan tunggu kaya untuk memberi.
Karena memberi itu jalan menuju kecukupan.
Orang yang suka memberi, hatinya tenang.
Ia yakin Allah akan mengganti.
Sebaliknya, orang yang pelit selalu takut.
Takut hartanya berkurang.
Padahal, rezeki sudah ditetapkan.
Tidak akan tertukar.
Berinfak tidak membuat miskin.
Justru membuka pintu keberkahan.
BACA JUGA: Tips Agar Ringan Bersedekah (Tidak Pelit)
Maka latihlah diri untuk memberi.
Mulai dari yang kecil.
Senyum itu sedekah.
Bantuan kecil juga sedekah.
Jangan menunda kebaikan.
Karena kesempatan tidak selalu datang dua kali.
Saudaraku,
lapangkan tanganmu.
Agar Allah lapangkan hidupmu. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

