Adzan adalah panggilan mulia yang mengajak kaum muslimin menuju shalat dan keberuntungan. Ia bukan sekadar penanda waktu shalat, tetapi termasuk syiar Islam yang agung. Di balik lantunan adzan, terdapat keutamaan besar bagi siapa saja yang mendengarkan dan menjawabnya dengan penuh keimanan serta mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ.
Salah satu keutamaan terbesar dari menjawab adzan adalah kesempatan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad ﷺ di hari kiamat, sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits yang shahih.
Perintah Menjawab Adzan
Rasulullah ﷺ memerintahkan umatnya untuk menjawab adzan sebagaimana yang diucapkan oleh muadzin. Hal ini ditegaskan dalam sabda beliau ﷺ:
“Apabila kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan.”
(HR. al-Bukhari no. 611 dan Muslim no. 383)
Hadits ini menunjukkan bahwa menjawab adzan adalah sunnah yang sangat dianjurkan, karena ia merupakan bentuk dzikir dan ketaatan kepada perintah Rasulullah ﷺ.
BACA JUGA: Apa Hukum Berdoa dengan Mengangkat Kedua Tangan antara Adzan dan Iqamah?
Doa Setelah Adzan dan Janji Syafaat
Keutamaan menjawab adzan semakin sempurna dengan membaca doa setelahnya. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa setelah mendengar adzan mengucapkan:
Allahumma Rabba hadzihid-da‘watit-tāmmati wash-shalātil-qā’imah, ātِi Muhammadanil-wasīlata wal-fadhīlah, wab‘at-hu maqāman mahmūdan alladzī wa‘adtah,
maka halal baginya syafaatku pada hari kiamat.”
(HR. al-Bukhari no. 614)
Hadits ini dengan jelas menyebutkan bahwa orang yang membaca doa setelah adzan berhak mendapatkan syafaat Nabi ﷺ, dengan izin Allah Ta‘ala.
Makna Syafaat Nabi ﷺ
Syafaat Nabi ﷺ adalah pertolongan beliau atas umatnya di hari kiamat, khususnya dalam meringankan hisab dan mengangkat derajat, atau menyelamatkan dari azab bagi siapa yang Allah kehendaki. Syafaat ini merupakan nikmat besar yang sangat diharapkan oleh setiap muslim.
Para ulama menjelaskan bahwa syafaat Nabi ﷺ tidak diperoleh kecuali oleh orang-orang yang bertauhid, mengikuti sunnah beliau, dan mengamalkan sebab-sebab yang telah beliau ajarkan, di antaranya menjawab adzan dan membaca doa setelahnya.
Keutamaan yang Sering Diremehkan
Sayangnya, banyak kaum muslimin yang mendengar adzan namun sibuk dengan urusan dunia, bahkan ada yang berbicara atau melanjutkan aktivitas tanpa menjawabnya. Padahal, menjawab adzan hanya membutuhkan waktu singkat, namun pahalanya sangat besar dan berbuah keselamatan di akhirat.
BACA JUGA: Saudaraku, saat Terdengar Adzan
Ibnu Rajab رحمه الله menjelaskan bahwa amalan-amalan ringan yang disertai keikhlasan dan ittiba’ kepada sunnah sering kali lebih berat timbangannya di sisi Allah dibandingkan amalan besar yang dilakukan tanpa tuntunan.
Penutup
Menjawab adzan bukan sekadar kebiasaan, melainkan ibadah yang sarat dengan keutamaan. Di dalamnya terdapat dzikir, ketaatan, dan doa yang menjadi sebab turunnya syafaat Nabi ﷺ di hari kiamat. Sudah sepatutnya seorang muslim menjaga adab saat mendengar adzan, menghentikan aktivitas sejenak, lalu menjawab adzan dan menutupnya dengan doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ.
Semoga Allah Ta‘ala menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mendapatkan syafaat Nabi Muhammad ﷺ dan dikumpulkan bersama beliau di surga kelak. Aamiin. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

