Home IbadahSilaturahmi: Sebab Lapangnya Rezeki dan Panjangnya Umur

Silaturahmi: Sebab Lapangnya Rezeki dan Panjangnya Umur

Di zaman ini, banyak orang sibuk memperluas relasi di luar, tetapi justru renggang dengan keluarga sendiri.

by Abu Umar
0 comments 30 views

Di tengah kehidupan yang semakin sibuk, banyak manusia mengejar rezeki ke sana kemari, namun justru melupakan salah satu pintu besar keberkahan yang Allah bukakan: menyambung silaturahmi. Padahal, hubungan baik dengan keluarga bukan sekadar akhlak mulia, tetapi juga termasuk sebab datangnya kelapangan rezeki, keberkahan hidup, dan panjang umur.

Islam mengajarkan bahwa hubungan dengan Allah tidak bisa dipisahkan dari hubungan dengan sesama, terlebih kepada kerabat dekat. Maka tidak heran jika syariat sangat menekankan pentingnya menyambung tali kekerabatan dan sangat keras dalam memperingatkan bahaya memutuskannya.

Hadits Tentang Keutamaan Silaturahmi

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah dia menyambung silaturahmi.” [HR. Bukhari no. 5985 dan Muslim no. 2557]

Hadits yang agung ini menunjukkan bahwa silaturahmi bukan hanya perkara sosial, tetapi juga memiliki buah duniawi yang nyata. Banyak orang ingin rezekinya lapang, hidupnya tenang, dan usianya penuh keberkahan. Nabi ﷺ menunjukkan salah satu jalannya: menjaga hubungan dengan kerabat.

BACA JUGA:  Doa Tertolak karena Mengandung Dosa dan Memutus Silaturahmi

Perkataan Sahabat Tentang Buah Silaturahmi

Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata:

مَنِ اتَّقَى رَبَّهُ، وَوَصَلَ رَحِمَهُ، نُسّىءَ فِي أَجَلِه وَثَرَى مَالَهُ، وَأَحَبَّهُ أَهْلُهُ

“Siapa yang bertakwa kepada Rabb-nya dan menyambung silaturahmi, niscaya umurnya akan diperpanjang, dan hartanya akan diperbanyak, serta keluarganya akan mencintainya.”[Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad no. 58, hasan]

Lihatlah betapa indah buah dari silaturahmi. Bukan hanya keberkahan rezeki dan umur, tetapi juga tumbuhnya cinta di tengah keluarga. Betapa banyak rumah tangga, saudara kandung, paman, bibi, sepupu, bahkan hubungan orang tua dan anak yang retak hanya karena ego, harta, warisan, atau ucapan sepele. Padahal, menjaga hubungan keluarga adalah ibadah yang besar nilainya di sisi Allah.

Apa Makna “Dipanjangkan Umurnya”?

Sebagian orang bertanya: Bagaimana mungkin umur seseorang bisa dipanjangkan, padahal ajal sudah ditetapkan?

Para ulama telah menjelaskan masalah ini dengan sangat baik.

BACA JUGA:  Salah Kaprah Makna Silaturahmi/Silaturahim

Penjelasan Imam An-Nawawi رحمه الله

Imam An-Nawawi رحمه الله menjelaskan bahwa makna “dipanjangkan umurnya” ada dua penafsiran di kalangan ulama:

Diberi keberkahan dalam umurnya, sehingga waktu hidupnya dipenuhi dengan ketaatan, manfaat, dan amal saleh.
Benar-benar ditambah umurnya sebagaimana yang tercatat pada catatan malaikat, adapun ilmu Allah yang azali tidak berubah.

Beliau menjelaskan bahwa kedua makna ini tidak bertentangan, dan semuanya menunjukkan besarnya keutamaan silaturahmi.

[Syarh Shahih Muslim, 16/114]

Artinya, ada orang yang hidup lama namun sedikit manfaatnya, dan ada pula orang yang umurnya tidak terlalu panjang tetapi hidupnya penuh keberkahan, ilmu, amal, dan kebaikan. Inilah di antara makna umur yang diberkahi. []

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119