Istighfar mudah diucapkan tapi seberapa sering kita melakukannya dengan bersungguh-sungguh?
إستغفارنا يحتاج إلى إستغفار
1. Sering sekali istighfar kita di lisan tidak bersumber dari kesungguhan yang ada di dalam hati sehingga kita harus memohon ampun lagi kepada Allah dari istighfar kita yang main–main.
2. Rasululullah sangat bersungguh–sungguh dalam istighfar karena beliau tidak pernah kurang dari 100 kali dalam sehari.
Jika beliau yang terpelihara dari dosa saja sebanyak itu, maka kita harusnya lebih.
BACA JUGA: Banyaklah Beristighfar
3. Luqman al Hakim berkata kepada anak-anaknya:
“Perbanyaklah mengucapkan kalimat istighfar, karena Allah memiliki waktu-waktu di mana ia tidak menolak orang yang meminta kepadanya.”
4. Aisah berkata,
“Beruntunglah orang yang di dapati dalam kitab catatannya “kalimat istighfar yang banyak“
BACA JUGA:
5. Abu Musa Rahimahullah berkata; Keutamaan Istighfar yang Besar
“Telah ada dua amanah untukmu yaitu:
Allah tidak akan menghukummu selama engkau Muhammad ada di tengah–tengah mereka” (QS Al- Anfal 33)
Allah tidak mengazab mereka selama mereka beristighfar (QS Al Anfal 33).
Adapun Nabi Shallallahu alaihi wa sallam sudah pergi meninggalkan kita, sedangkan istighfar dia akan ada terus sampai hari kiamat. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

