Home Yaumul HisabPertanyaan di Hari Kiamat tentang Seteru dan Sekutu

Pertanyaan di Hari Kiamat tentang Seteru dan Sekutu

Mereka sejatinya menyembah setan. "Dikatakan (kepada mereka) "Serulah olehmu sekutu-sekutu kamu,"

by Abu Umar
0 comments 135 views

Allah SWTberfirman:

وَيُرِرَتِ الْحَحِيمُ لِلْعَاوِينَ وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ هَلْ يَنصُرُونَكُمْ أَوْ يَنتَصِرُونَ فَكُتَكِبُوا فِيهَا هُمْ وَالْغَاوُونَ )

“Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat. Dan dikatakan kepada mereka: “Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya) selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?” Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat.” (QS. Asy-Syu’ara: 91-94)

Allah SWT berfirman:

وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ فَيَقُولُ أَبْنَ شُرَكَاءَ يَ الَّذِينَ كُنتُمْ تَرْعُمُونَ ) قَالَ الَّذِينَ حَقَّ عَلَيْهِمُ الْقَوْلُ رَبَّنَا هَؤُلَاءِ الَّذِينَ أَغْوَيْنَا أَعْوَيْنَهُمْ كَمَا عَوَيْنَا تَبَرَأْنَا إِلَيْكَ مَا كَانُوا إِيَّانَا يَعْبُدُونَ (١٢) وَقِيلَ ادْعُوا شُرَكَاءَكُمْ فَدَعَوْهُمْ فَلَمْ يَسْتَجِيبُوا لَهُمْ وَرَأَوُا الْعَذَابَ لَوْ أَنَّهُمْ كَانُوا يَهْتَدُونَ )))

BACA JUGA: Hikmah Tak Diketahuinya Waktu Kiamat

“Dan (Ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka, seraya berkata: “Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kamu katakan?” Berkatalah orang-orang yang telah tetap hukuman atas mereka: “Ya Tuhan kami, mereka inilah orang-orang yang kami sesatkan itu, kami telah menyesatkan mereka sebagaimana kami (sendiri) sesat, kami menyatakan berlepas diri (dari mereka) kepada Engkau, mereka sekali-kali tidak menyembah kami” Dikatakan (kepada mereka) “Serulah olehmu sekutu-sekutu kamu,” lalu mereka me nyerunya. Maka sekutu-sekutu itu tidak memperkenankan (seruan) mereka, dan mereka melihat adzab. (Mereka ketika itu berkeinginan) kiranya mereka dahulu menerima petun-juk.” (QS. Al-Qashash: 62-64)

Syaikh As-Sadi menjelaskan, ini pemberitahuan dari Allah tentang apa yang akan la tanyakan pada semua manusia pada hari kiamat. Allah akan menanyakan asas segala hal; penyembahan terhadap Allah dan jawaban terhadap para rasul, Allah berfirman: “Dan (Ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka,” yaitu Allah menyeru orang-orang yang menyekutukan-Nya dengan berbagai seteru yang mereka sembah, yang mereka harapkan bisa memberi manfaat dan menjauhkan mara bahaya, Allah menyeru mereka untuk menjelaskan seteru-seteru itu lemah dan sesat, “Seraya berkata: “Di manakah sekutu-sekutu-Ku,” Allah tidak memiliki sekutu tapi didasarkan pada dugaan dan dusta yang mereka buat-buat, karena itulah firman Allah: “Yang dahulu kamu katakan?” Mana mereka, mana manfaat yang bisa mereka berikan, mana kuasa mereka untuk menolak bala?

Seperti yang diketahui, mereka tahu dengan jelas dalam kondisi seperti itu yang mereka sembah dan harapkan batil adanya baik secara esensi maupun harapan yang mereka gan-tungkan pada sekutu-sekutu itu, akhirnya mereka mengaku sesat, karena itu “Berkatalah orang-orang yang telah tetap hukuman atas mereka,” para pemimpin kekafiran dan keburukan yang sesat dan menyesatkan: “Ya Tuhan kami, mereka inilah orang-orang yang kami sesatkan itu, kami telah menyesatkan mereka sebagaimana kami (sendiri) sesat,” yaitu kami semua sama-sama berada dalam kesesatan, mereka laik mendapatkan siksa, “Kami menyatakan berlepas diri (dari mereka) kepada Engkau,” dari penyembahan mereka, maksudnya kami berlepas diri dari mereka dan amal perbuatan yang mereka lakukan, “Mereka sekali-kali tidak menyembah kami.”

BACA JUGA: Kiamat itu Dekat

Mereka sejatinya menyembah setan. “Dikatakan (kepada mereka) “Serulah olehmu sekutu-sekutu kamu,” seperti dulu kalian berharap mendapatkan manfaat dari sekutu-sekutu itu, kemudian mereka diperintahkan untuk menyeru sekutu-sekutu itu dalam suasana sulit seperti itu, saat-saat di mana seorang hamba sangat memerlukan pertolongan pada yang ia sembah, “Lalu mereka menyerunya,” untuk memberi manfaat atau menang-kal siksa Allah terhadap mereka, “Maka sekutu-sekutu itu tidak memperkenankan (seruan) mereka, orang-orang kafir akhirnya tahu, mereka dusta belaka dan laik mendapat siksa, “Dan mereka melihat adzab,” yang akan menimpa mereka, mereka melihat dengan mata kepala sendiri secara langsung setelah sebelumnya saat di dunia mereka dustakan dan ingkari, “(Mereka ketika itu berkeinginan) kiranya mereka dahulu menerima petunjuk,” yaitu saat terjadilah yang terjadi pada mereka, mereka berharap andai saja dituntun menuju surga, seperti ketika di dunia dulu mereka dituntun ke sana namun tidak mau. []

Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Prahara Padang Mahsyar – Ulasan Mendalam tentang Peristiwa Pengumpulan Manusia di Padang Mahsyar, Huru-Hara Kiamat, Hisab, Mizan, Telaga, Shirath, Syafaat, & Fatwa-Fatwa tentang Akhirat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi /Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119