Abu Hanifah adalah orang yang baik dalam bergaul. la memiliki seorang tetangga yang biasa bernyanyi dengan menggunakan gambus.
Saat malam tiba, ia terus menyanyi dan minum arak. Suatu malam, Abu Hanifah tidak mendengar suara dan nyanyian tetangganya ini. la pun menanyakannya. Orang-orang berkata, “la ditangkap keamanan tadi malam.”
BACA JUGA: Abu Hanifah Menguji Muridnya
Abu Hanifah berkata, “Hak tetangga wajib hukumnya.” Abu Hanifah segera berusaha untuk melepaskannya. Saat Abu Hanifah menemui amir, si amir memuliakannya dan bertanya, “Ada perlu apa engkau datang kemari, wahai Abu Hanifah?”
Abu Hanifah menjawab, “Aku datang untuk membebaskan tetanggaku.”
Amir berkata, “Demi memuliakan Abu Hanifah, kami membebaskan tetanggamu dan para tahanan lain bersamanya.”
BACA JUGA: Abu Hanifah dan Utang Piutang
Setelah itu Abu Hanifah meraih tangan si pemuda itu hingga sampai ke rumah, lalu memberinya beberapa dinar dan berkata, “Jika engkau ada perlu, sampaikan saja kepadaku.”
Si pemuda mencium kepala Abu Hanifah demi memuliakannya. []
Sumber: 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Abi Hanifah An-Nu man -100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Malik bin Anas – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Asy-Syafii – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Ahmad bin Hanbal (400 Kisah Hidup Imam Empat Madzhab) /Penulis: Dr Muhammad Shiddiq Al-Minsyawi / Penerbit: Zam Zam Cetakan V: September 2023
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

