Home MuamalahCintai Saudaramu karena Allah

Cintai Saudaramu karena Allah

Bisa jadi, seseorang yang tidak pernah kita temui justru menjadi sebab Allah menumbuhkan keikhlasan dan kelembutan di dalam hati kita.

by Abu Umar
0 comments 4 views

Ada cinta yang tumbuh karena hubungan darah.
Ada cinta yang lahir karena kebaikan seseorang kepada kita.
Ada pula cinta yang muncul karena harta, kedudukan, atau kepentingan.

Namun, ada satu cinta yang lebih mulia.

Yaitu mencintai seorang Muslim karena Allah.

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

إِنَّ مِنَ الإِيمَانِ أَنْ تُحِبَّ أَخَاكَ مِنْ غَيْرِ مَعْرِفَةٍ وَلَا قَرَابَةٍ وَلَا مَالٍ أَعْطَاكَهُ، لَا تُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Termasuk dari keimanan adalah engkau mencintai saudaramu yang tidak engkau kenal, bukan pula kerabatmu, tidak pula karena harta yang telah dia berikan kepadamu. Engkau tidak mencintainya melainkan karena Allah Azza wa Jalla.” (Az-Zuhd li Sa’id, no. 5843)

BACA JUGA:  Saat Engkau Bantu Saudaramu

Perhatikan betapa dalamnya makna perkataan ini.

Kita mungkin mudah mencintai orang yang selalu berbuat baik kepada kita. Kita merasa dekat dengan orang yang sering membantu. Kita senang berteman dengan mereka yang memiliki kesamaan dengan kita.

Tetapi bagaimana dengan seorang Muslim yang tidak kita kenal?

Tidak pernah bertemu.
Tidak pernah berbicara.
Tidak pernah memberikan sesuatu kepada kita.

Namun, ketika kita mengetahui bahwa dia adalah saudara kita dalam iman, hati kita tetap mendoakannya.

Kita ikut bersedih ketika dia tertimpa musibah. Kita ikut bahagia ketika Allah memberikan kebaikan kepadanya. Kita tidak senang melihat saudaranya dizalimi. Kita berharap kebaikan untuknya sebagaimana kita mengharapkan kebaikan untuk diri sendiri.

Inilah salah satu bentuk cinta yang lahir dari iman.

Cinta karena Allah juga membuat kita tidak menjadikan hubungan dengan manusia hanya berdasarkan keuntungan.

Ketika seseorang tidak lagi bermanfaat bagi kita, kita tidak serta-merta membencinya.

Ketika seseorang tidak mampu memberikan apa-apa kepada kita, kita tidak merasa perlu meninggalkannya.

Sebab yang menjadi alasan utama kita mencintainya bukanlah apa yang dia miliki, tetapi karena Allah yang memerintahkan kita untuk mencintai kebaikan dan mencintai saudara sesama Muslim.

Saudaraku, mungkin kita tidak mengenal seluruh kaum Muslimin di dunia.

Tetapi kita bisa belajar mencintai mereka melalui doa.

Doakan saudara kita yang sedang sakit.
Doakan mereka yang sedang kesulitan.
Doakan kaum Muslimin yang sedang tertimpa musibah.
Doakan orang-orang yang bahkan tidak pernah mengenal kita.

BACA JUGA: Berbaik Sangkalah pada Saudaramu

Sebab bisa jadi, seseorang yang tidak pernah kita temui justru menjadi sebab Allah menumbuhkan keikhlasan dan kelembutan di dalam hati kita.

Maka, mari bertanya kepada diri sendiri:

Apakah selama ini kita mencintai seseorang karena Allah, atau karena ada sesuatu yang kita harapkan darinya?

Sebab cinta yang dibangun karena kepentingan bisa berakhir ketika kepentingan itu hilang.

Tetapi cinta karena Allah akan tetap memiliki tempat di hati, bahkan ketika dunia tidak lagi memberikan apa-apa.

Semoga Allah menjadikan hati kita lembut, bersih dari kebencian, dan dipenuhi cinta kepada saudara-saudara kita karena-Nya.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119