Home TsaqofahMandi Junub tapi Tidak Menggunakan Sabun dan Sampo, Apakah Tetap Sah?

Mandi Junub tapi Tidak Menggunakan Sabun dan Sampo, Apakah Tetap Sah?

Seseorang yang mandi junub menggunakan air saja tanpa sabun dan sampo tetap dihukumi suci, selama niatnya benar dan air telah merata ke seluruh tubuh

by Abu Umar
0 comments 6 views

Banyak orang mengira mandi junub harus selalu memakai sabun dan sampo agar dianggap sah. Bahkan ada yang merasa belum benar-benar suci jika tubuhnya belum berbusa atau rambutnya belum keramas. Padahal, benarkah syariat Islam mensyaratkan penggunaan sabun dan sampo ketika mandi wajib?

Jawabannya adalah tidak. Dalam syariat Islam, yang menjadi syarat sah mandi junub bukanlah sabun atau sampo, melainkan mengalirkan air yang suci ke seluruh tubuh dengan niat mengangkat hadas besar.

Hal ini dapat dipahami dari hadis-hadis yang menjelaskan tata cara mandi Rasulullah ﷺ.

BACA JUGA: Mandi Junub bagi Wanita

Dari Ummul Mukminin Aisyah binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:

“Apabila Rasulullah ﷺ mandi karena junub, beliau memulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke pangkal rambut, kemudian menyiramkan air ke atas kepala tiga kali, lalu mengguyurkan air ke seluruh tubuhnya.”

(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)

Dalam hadis tersebut, Rasulullah ﷺ tidak menyebutkan penggunaan sabun ataupun sampo. Yang beliau lakukan adalah memastikan air mencapai seluruh tubuh, termasuk sela-sela rambut.

Karena itu, para ulama menjelaskan bahwa sabun hanyalah sarana untuk membersihkan kotoran, bukan syarat sah mandi wajib.

Yahya bin Syaraf an-Nawawi berkata:

“Yang wajib dalam mandi hanyalah meratakan air ke seluruh tubuh.”
(Al-Majmu’, 2/214).

Artinya, selama air telah mengenai seluruh bagian tubuh yang wajib dibasuh, maka mandi junub sudah sah, meskipun tanpa sabun maupun sampo.

Demikian pula Ibnu Qudamah menjelaskan dalam Al-Mughni bahwa kewajiban mandi janabah adalah menyampaikan air ke seluruh badan. Adapun menghilangkan bau badan atau menggunakan alat pembersih merupakan perkara yang dianjurkan jika memang dibutuhkan, bukan bagian dari rukun mandi.

Meski demikian, memakai sabun dan sampo tetap merupakan kebiasaan yang baik. Selain membuat tubuh bersih dan segar, hal itu juga termasuk menjaga kebersihan yang dicintai Allah. Terlebih jika setelah berhubungan suami istri terdapat kotoran atau bau yang perlu dihilangkan.

BACA JUGA: Takaran Air Wudhu dan Mandi Rasulullah ﷺ

Dengan demikian, seseorang yang mandi junub menggunakan air saja tanpa sabun dan sampo tetap dihukumi suci, selama niatnya benar dan air telah merata ke seluruh tubuh. Sebaliknya, jika seseorang memakai sabun dan sampo yang sangat banyak tetapi masih ada bagian tubuh yang tidak terkena air, maka mandi wajibnya belum sempurna bahkan bisa menjadi tidak sah.

Maka jangan sampai kita menyamakan syariat dengan kebiasaan. Sabun dan sampo adalah pelengkap kebersihan, sedangkan yang diwajibkan dalam mandi junub adalah mengalirkan air ke seluruh tubuh sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ. Dengan memahami hal ini, kita dapat beribadah dengan benar berdasarkan hadis Nabi dan penjelasan para ulama, bukan sekadar mengikuti anggapan yang berkembang di masyarakat. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119