Home SirahDi Bawah Pohon

Di Bawah Pohon

Maisarah tercengang mendengarnya. Belum habis rasa terkejut Maisarah, Nasthūrā kembali mengulanginya.

by Abu Umar
0 comments 6 views

Tepat pada bulan ketiga, mereka tiba di Basra, tidak jauh dari Syam. Sebuah perayaan besar sedang berlangsung. Barang dagangan digelar oleh para musafir di atas permadani. Muhammad melepas lelah di bawah pohon besar, tidak jauh dari kuil seorang rahib.

Tanpa sepengetahuan Muhammad, Nasthūrā, seorang pendeta, mengamati gerak-gerik Muhammad. Ia kemudian menghampiri Maisarah.

“Siapa yang berteduh di bawah pohon itu?” tanya Nasthūrā.

“Orang Quraisy dari Makkah,” jawab Maisarah.

BACA JUGA:  Muhammad Berdagang

“Tidak seorang pun berteduh di bawah pohon itu, melainkan dia seorang nabi,” kata Nasthūrā.

Maisarah tercengang mendengarnya. Belum habis rasa terkejut Maisarah, Nasthūrā kembali mengulanginya.

“Ia adalah nabi terakhir.”

BACA JUGA:  Muhammad ﷺ Jatuh 

Perasaan Maisarah campur aduk: gembira, senang, terkejut, dan gelisah. Sebuah rahasia besar berada di genggamannya. Ia merasa beruntung dapat mendampingi seorang pemuda yang kelak akan menjadi nabi. []

Sumber: The Great Story of Muhammad ﷺ : Referensi Lengkap Hidup Rasulullah ﷺ dari Sebelum Kelahiran hingga Detik-detik Terakhir / Penyusun: Ahmad Hatta, dkk. / Penerbit: Maghfirah Pustaka / Cetakan Keenam, September 2016 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119