Home KajianSemakin Jauh Hati dari Allah, Semakin Banyak Penyakit yang Datang

Semakin Jauh Hati dari Allah, Semakin Banyak Penyakit yang Datang

Saudaraku, jangan menunggu hati benar-benar keras baru kemudian berusaha memperbaikinya.

by Abu Umar
0 comments 5 views

Hati manusia adalah tempat yang sangat menentukan kehidupan seseorang. Jika hati baik, ucapan dan perbuatan pun akan mudah diarahkan kepada kebaikan. Namun, jika hati mulai jauh dari Allah, berbagai penyakit hati akan perlahan masuk dan merusaknya.

Ibnul Qayyim رحمه الله memberikan penjelasan yang sangat mendalam. Beliau berkata:

وأصل هذا كله: أن القلب كلما كان أبعد من الله كانت الآفات إليه أسرع، وكلما قرب من الله بعدت عنه الآفات.
والبعد من الله مراتب، بعضها أشد من بعض، فالغفلة تبعد القلب عن الله، وبعد المعصية أعظم من بعد الغفلة، وبعد البدعة أعظم من بعد المعصية، وبعد النفاق والشرك أعظم من ذلك كله.

*”Inti dari semua ini adalah bahwa hati, semakin jauh dari Allah, maka semakin cepat penyakit-penyakit mendatanginya. Dan semakin dekat hati kepada Allah, maka semakin jauh penyakit-penyakit itu darinya.

Jauh dari Allah memiliki beberapa tingkatan. Sebagiannya lebih parah daripada yang lainnya. Kelalaian menjauhkan hati dari Allah. Jauhnya hati karena maksiat lebih besar daripada jauhnya karena kelalaian. Jauhnya hati karena bid’ah lebih besar daripada jauhnya karena maksiat. Sedangkan jauhnya hati karena nifak dan syirik lebih besar daripada semua itu.”*

📚 Ad-Da’u wad-Dawa’, hlm. 78

BACA JUGA:  Penyakit-penyakit Lisan

Perkataan ini mengajarkan bahwa jauh dari Allah bukanlah satu keadaan yang sama. Ada tingkatannya. Semakin jauh seseorang dari Allah, semakin besar pula bahaya yang mengancam hatinya.

1. Kelalaian

Kelalaian atau ghaflah adalah ketika hati mulai tidak peduli terhadap Allah. Ia masih menjalani kehidupan, tetapi semakin jarang mengingat-Nya.

Shalat dilakukan tanpa perhatian. Al-Qur’an semakin jarang dibaca. Dzikir terasa berat. Nasihat agama terdengar, tetapi tidak menyentuh hati.

Jika dibiarkan, kelalaian dapat menjadi pintu menuju penyakit yang lebih besar.

2. Maksiat

Maksiat membuat hati semakin jauh dari Allah. Dosa yang terus dilakukan dapat menggelapkan hati dan mengurangi kepekaan seseorang terhadap kebenaran.

Yang lebih berbahaya adalah ketika dosa tidak lagi membuat seseorang merasa bersalah.

Ia berbuat maksiat tanpa penyesalan. Bahkan terkadang membanggakannya.

3. Bid’ah

Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa jauhnya hati karena bid’ah lebih besar daripada jauhnya karena maksiat. Sebab, pelaku maksiat pada dasarnya masih mengetahui bahwa dirinya melakukan kesalahan. Sementara seseorang yang melakukan perkara agama yang tidak disyariatkan dapat menganggapnya sebagai kebenaran.

Karena itu, seorang Muslim membutuhkan ilmu dan petunjuk agar ibadahnya sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ.

4. Nifak dan Syirik

Inilah tingkatan yang paling berbahaya. Nifak dan syirik merupakan perkara yang sangat besar dan dapat merusak pokok keimanan.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik kepada-Nya, dan Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. An-Nisa: 48)

Maka, semakin dekat seorang hamba kepada Allah, semakin ia menjaga hatinya.

BACA JUGA:  Saudaraku, Jika Jauh dari Allah

Ia memperbanyak dzikir.

Ia menjaga shalat.

Ia membaca Al-Qur’an.

Ia segera bertaubat ketika berdosa.

Ia mencari ilmu yang benar.

Dan ia selalu memohon kepada Allah agar hatinya diteguhkan di atas ketaatan.

Saudaraku, jangan menunggu hati benar-benar keras baru kemudian berusaha memperbaikinya.

Periksalah hati kita hari ini.

Apakah kita semakin dekat kepada Allah atau justru semakin jauh?

Sebab, hati yang dekat dengan Allah akan mendapatkan perlindungan dari banyak penyakit. Sedangkan hati yang terus menjauh akan semakin mudah diserang berbagai penyakit yang dapat merusak kehidupan dunia dan akhirat. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119