Home KajianCara Membersihkan Najis pada Baju, Kencing Anak Kecil, dan Lantai Menurut Tuntunan Syariat

Cara Membersihkan Najis pada Baju, Kencing Anak Kecil, dan Lantai Menurut Tuntunan Syariat

Dengan memahami tata cara bersuci dari najis ini, seorang Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah.

by Abu Umar
0 comments 15 views

Islam adalah agama yang sangat memperhatikan kebersihan. Bahkan, kebersihan menjadi salah satu syarat sah dalam berbagai ibadah, terutama shalat. Karena itu, seorang Muslim perlu mengetahui bagaimana cara membersihkan najis sesuai dengan tuntunan syariat agar ibadah yang dilakukannya sah dan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

1. Membersihkan Baju yang Terkena Najis

Apabila pakaian terkena najis yang berupa benda nyata, seperti darah, tinja, atau najis lainnya yang tampak, maka cara membersihkannya adalah dengan menghilangkan terlebih dahulu zat najis tersebut. Najis dapat dibersihkan dengan menggosok atau mengeriknya menggunakan jari-jari atau alat yang sesuai hingga bekas bendanya hilang.

Setelah itu, pakaian dicuci dengan air sampai diyakini najis tersebut telah bersih. Yang menjadi tujuan utama adalah hilangnya zat najis, baik warna, bau, maupun rasanya semampu yang bisa dilakukan. Jika setelah dicuci masih tersisa sedikit bekas warna yang sulit dihilangkan, maka hal itu dimaafkan menurut sebagian ulama selama zat najisnya telah hilang.

Kebersihan pakaian sangat penting karena pakaian yang digunakan untuk shalat harus suci dari najis.

BACA JUGA: Mahram Seorang Wanita Muslimah

2. Kencing Anak Kecil

Syariat memberikan keringanan dalam masalah kencing bayi laki-laki yang masih menyusu dan belum mengonsumsi makanan selain ASI sebagai makanan pokoknya.

Cara membersihkannya cukup dengan memercikkan atau menyiramkan air pada bagian yang terkena kencing tersebut tanpa harus mencucinya secara menyeluruh. Hal ini berdasarkan hadis-hadis shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjelaskan adanya perbedaan hukum antara bayi laki-laki dan bayi perempuan dalam masalah ini.

Adapun jika yang kencing adalah bayi perempuan, maka cara membersihkannya sama seperti najis lainnya, yaitu dengan mencuci bagian yang terkena najis hingga bersih.

Keringanan ini menunjukkan kemudahan yang diberikan syariat kepada para orang tua, terutama karena bayi laki-laki biasanya lebih sering digendong sehingga kemungkinan terkena kencing lebih besar.

3. Membersihkan Lantai yang Terkena Najis

Apabila najis mengenai lantai atau tanah, maka cara membersihkannya adalah dengan menuangkan air yang cukup banyak pada tempat yang terkena najis hingga najis tersebut hilang.

BACA JUGA: Apakah Madzi Najis dan Membatalkan Wudhu?

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kisah seorang Arab Badui yang pernah kencing di dalam masjid pada masa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika para sahabat hendak menghentikannya, Nabi memerintahkan agar ia dibiarkan sampai selesai. Setelah itu, beliau memerintahkan agar satu ember air dituang pada bekas kencing tersebut sehingga tempat itu kembali suci.

Dari peristiwa ini para ulama menjelaskan bahwa najis yang berada di lantai atau tanah dapat disucikan dengan mengalirkan atau menuangkan air hingga bekas najisnya hilang.

Dengan memahami tata cara bersuci dari najis ini, seorang Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kebersihan lahir yang sesuai syariat juga menjadi bagian dari kesempurnaan iman dan bentuk ketaatan kepada Allah Ta’ala. []

Sumber: Fiqih Muslimah, Ibadat – Muamalat, Karya: Ibrahim Muhammad Al-Jamal, Pustaka Amani, Cetakan I, Rajab 1415 H (Desember 1994)

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119