Allah Ta’ala dengan rahmat-Nya yang luas memberikan kesempatan kepada hamba-hamba-Nya untuk meraih pahala yang sangat besar melalui amalan-amalan yang ringan dan mudah dilakukan. Di antara karunia tersebut adalah pahala yang menyerupai pahala haji dan umrah yang sempurna bagi orang yang menjaga amalan tertentu setelah shalat Subuh.
Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ
“Barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah lalu duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan, “Sempurna, sempurna, sempurna.”
(HR. At-Tirmidzi; dinyatakan hasan oleh para ulama dan dishahihkan dalam Ash-Shahihah no. 3403)
BACA JUGA: Bukan yang Terbanyak, tapi yang Terbaik Amalannya
Empat Syarat untuk Meraih Keutamaan Ini
Hadits yang agung ini menunjukkan bahwa pahala yang besar tersebut dapat diraih dengan memenuhi beberapa amalan berikut:
1. Shalat Subuh Berjamaah
Langkah pertama adalah melaksanakan shalat Subuh secara berjamaah. Bagi laki-laki, hal ini dilakukan di masjid bersama kaum muslimin. Shalat berjamaah memiliki keutamaan yang sangat besar dan menjadi pembuka bagi amalan berikutnya.
2. Dilakukan di Masjid
Keutamaan yang disebutkan dalam hadits ini berkaitan dengan orang yang tetap berada di masjid setelah menunaikan shalat Subuh berjamaah.
3. Berdzikir Hingga Matahari Terbit
Setelah shalat Subuh, ia duduk mengingat Allah Ta’ala. Bentuk dzikirnya bisa berupa membaca Al-Qur’an, tasbih, tahmid, tahlil, takbir, berdoa, atau berbagai amalan dzikir lainnya yang disyariatkan hingga matahari terbit.
4. Shalat Dua Rakaat
Setelah matahari terbit dan meninggi, ia melaksanakan shalat dua rakaat yang dikenal sebagai shalat Isyraq. Inilah penyempurna dari amalan-amalan sebelumnya.
BACA JUGA: Memberi Makan Hewan Peliharaan Itu Berpahala
Keluar Masjid Karena Keperluan
Para ulama menjelaskan bahwa apabila seseorang keluar dari masjid karena kebutuhan yang mendesak dalam waktu singkat, kemudian kembali dan melanjutkan dzikirnya, maka ia tetap diharapkan memperoleh pahala tersebut insya Allah. Bahkan apabila ia keluar untuk melakukan amalan yang lebih utama, seperti menuntut ilmu syar’i, maka hal itu bisa menjadi lebih afdhal.
Betapa besar karunia Allah kepada hamba-Nya. Hanya dengan menjaga shalat Subuh berjamaah, berdzikir setelahnya hingga matahari terbit, lalu menunaikan dua rakaat shalat Isyraq, seorang muslim berpeluang mendapatkan pahala yang menyerupai pahala haji dan umrah yang sempurna. Karena itu, sudah selayaknya kita bersemangat menjaga amalan mulia ini setiap pagi sebagai bekal menuju ridha Allah Ta’ala. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

