Home DoaDoa Memohon Keteguhan Hati

Doa Memohon Keteguhan Hati

Hati yang selalu dekat dengan Allah akan lebih mudah memperoleh pertolongan-Nya untuk tetap istiqamah.

by Abu Umar
0 comments 6 views

Salah satu nikmat terbesar yang Allah Ta’ala anugerahkan kepada seorang hamba adalah hati yang istiqamah di atas keimanan. Sebab, bukan banyaknya amal semata yang menjadi jaminan keselamatan, tetapi bagaimana seseorang mampu menjaga imannya hingga akhir hayat. Oleh karena itu, Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan umatnya agar senantiasa memohon keteguhan hati kepada Allah.

Di antara doa yang paling sering dipanjatkan oleh Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

“Yā Muqallibal-Qulūb, tsabbit qalbī ‘alā dīnik.”

“Wahai Dzat Yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

(HR. Tirmidzi no. 3522, dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani).

BACA JUGA:  Doa: Agar Mencintai dan Dicintai Allah

Doa ini menunjukkan bahwa hati manusia berada dalam keadaan yang sangat rapuh. Hari ini seseorang bisa berada di atas ketaatan, namun bila Allah tidak menjaganya, ia dapat tergelincir ke dalam kemaksiatan atau bahkan kesesatan. Sebaliknya, seorang yang dahulu jauh dari agama dapat memperoleh hidayah apabila Allah menghendakinya.

Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengapa beliau begitu sering membaca doa tersebut. Beliau menjawab bahwa hati manusia berada di antara jari-jari Allah. Allah-lah yang membolak-balikkan hati sesuai dengan kehendak-Nya. Siapa yang Dia kehendaki akan diteguhkan dalam keimanan, dan siapa yang Dia kehendaki dapat disesatkan.

Dalam riwayat lain Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الْقُلُوبَ بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ يُقَلِّبُهَا كَيْفَ يَشَاءُ

“Sesungguhnya hati berada di tangan Allah ‘Azza wa Jalla. Allah membolak-balikkannya sebagaimana yang Dia kehendaki.”

(HR. Ahmad, 3/257. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth menyatakan sanadnya kuat sesuai syarat Muslim).

Hadis-hadis ini mengajarkan kepada kita agar tidak pernah merasa aman dengan keimanan yang dimiliki. Jangan sampai seseorang merasa dirinya pasti istiqamah hanya karena telah lama beribadah, memiliki ilmu, atau aktif dalam dakwah. Betapa banyak orang yang awalnya berada di jalan kebenaran, namun kemudian menyimpang karena hatinya tidak lagi dijaga oleh Allah. Sebaliknya, banyak pula orang yang diberi hidayah pada penghujung usianya karena rahmat-Nya.

BACA JUGA:  Doa Orang yang Bersedih

Para ulama salaf pun sangat takut terhadap fitnah hati. Mereka tidak bergantung kepada amal mereka, melainkan terus memohon agar Allah menjaga keikhlasan, keimanan, dan keteguhan hingga akhir hayat.

Karena itu, sudah sepantasnya doa yang agung ini menjadi bagian dari wirid harian seorang muslim. Bacalah ketika selesai shalat, di waktu pagi dan petang, atau kapan saja. Sertai pula dengan amal saleh, menjauhi maksiat, memperbanyak membaca Al-Qur’an, dan berkumpul bersama orang-orang saleh. Sebab, hati yang selalu dekat dengan Allah akan lebih mudah memperoleh pertolongan-Nya untuk tetap istiqamah.

Semoga Allah Ta’ala menjadikan hati kita tetap teguh di atas Islam, menjaga kita dari segala bentuk fitnah yang menyesatkan, dan mewafatkan kita dalam keadaan beriman. Āmīn. []

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119