*الحكمة من تقسيم لحم الأضحية أثلاثا؟*
قال ابن عثيمين رحمه الله تعالى :
*حتى يجتمع في الأضحية ثلاثة أمور مقصودة شرعية:*
*الأول: التمتع بنعمة الله وذلك في الأكل منها.*
*الثاني: رجاء ثواب الله وذلك بالصدقة منها.*
*الثالث: التودّد إلى عباد الله وذلك بالهدية منها.*
📚 *مجموع الفتاوى (25-14).*
Ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik. Di balik syariat yang agung ini terdapat banyak hikmah dan pelajaran yang mendalam bagi seorang muslim. Di antara hikmah yang dijelaskan para ulama adalah pembagian daging kurban kepada berbagai pihak. Dengan pembagian tersebut, seorang hamba dapat meraih banyak kebaikan sekaligus dalam satu ibadah.
BACA JUGA: Tata Cara Sunnah dalam Menyembelih Hewan Kurban
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa dalam pembagian daging kurban terkumpul tiga perkara yang menjadi tujuan syariat. Pertama, menikmati nikmat Allah dengan memakan sebagian daging kurban tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh keseimbangan. Seorang muslim tidak diperintahkan untuk menyerahkan seluruh hewan kurbannya, namun juga dianjurkan menikmati karunia Allah yang telah diberikan kepadanya.
Ketika seorang hamba memakan sebagian dari daging kurbannya, ia akan semakin merasakan nikmat rezeki yang Allah limpahkan. Ia pun diingatkan bahwa semua kenikmatan berasal dari Allah semata. Dengan demikian, makan dari hasil kurban menjadi bentuk rasa syukur kepada-Nya.
Hikmah kedua adalah mengharapkan pahala dari Allah dengan cara bersedekah sebagian daging kurban kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkan. Inilah bentuk kepedulian sosial dalam Islam. Hari raya bukan hanya dirasakan oleh orang yang mampu, tetapi juga oleh kaum muslimin yang kekurangan. Betapa banyak keluarga yang mungkin jarang menikmati daging, lalu mereka dapat merasakan kebahagiaan pada hari-hari kurban.
BACA JUGA: Apakah Boleh Orang yang Mampu Berkurban Lebih dari Satu Hewan Kurban?
Adapun hikmah ketiga adalah menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang di tengah masyarakat dengan menghadiahkan sebagian daging kurban kepada kerabat, tetangga, dan sahabat. Hadiah dapat melunakkan hati, mempererat hubungan, dan menghilangkan permusuhan. Islam mengajarkan agar hubungan antar sesama muslim dibangun di atas cinta dan kebaikan.
Maka, pembagian daging kurban bukanlah sekadar tradisi, tetapi bagian dari keindahan syariat Islam yang menggabungkan syukur, sedekah, dan persaudaraan dalam satu ibadah yang mulia. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

