Pernahkah Anda merasa ragu untuk bersedekah karena khawatir uang akan habis? Atau menunda membantu orang lain dengan alasan, “Nanti kalau rezekiku sudah lebih banyak saja.” Jika iya, berhati-hatilah. Bisa jadi keraguan itu bukan sekadar bisikan pikiran, tetapi bagian dari tipu daya setan.
Allah Ta’ala telah mengingatkan hal tersebut di dalam Al-Qur’an:
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ
“Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir).” (QS. Al-Baqarah: 268)
Ayat ini mengungkap salah satu strategi terbesar setan dalam menggoda manusia, yaitu menanamkan rasa takut menjadi miskin. Setan membuat seseorang merasa bahwa jika ia bersedekah, hartanya akan berkurang, tabungannya akan menipis, atau masa depannya akan menjadi sulit.
BACA JUGA: Kekayaan dan Kemiskinan Bukan Ukuran Cinta Allah
Padahal, rasa takut itu hanyalah tipu daya. Sebab, yang menjamin rezeki manusia bukanlah banyaknya harta yang disimpan, melainkan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Dalam menafsirkan ayat ini, Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa maksud setan adalah:
“Agar kalian menahan harta yang dimiliki dan tidak menginfakkannya dalam rangka meraih keridhaan Allah.” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim)
Perhatikanlah, setan sebenarnya tidak peduli apakah seseorang menjadi kaya atau miskin. Yang ia inginkan hanyalah agar manusia tidak menggunakan hartanya di jalan Allah. Selama seseorang terus menahan hartanya, enggan bersedekah, dan terlalu mencintai dunia, maka setan telah berhasil mencapai tujuannya.
Sebaliknya, Allah justru memberikan janji yang sangat berbeda. Jika setan menjanjikan kemiskinan, Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya bagi orang-orang yang gemar berinfak. Bahkan dalam banyak ayat dan hadits disebutkan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta. Justru Allah akan menggantinya dengan keberkahan, ketenangan hati, atau rezeki yang datang dari arah yang tidak disangka-sangka.
Karena itu, setiap kali muncul bisikan, “Jangan bersedekah dulu, nanti uangmu habis,” hendaknya kita segera menyadari bahwa itulah salah satu senjata setan. Lawan bisikan tersebut dengan keyakinan kepada janji Allah, bukan dengan mengikuti rasa takut yang ditanamkan oleh musuh manusia itu.
BACA JUGA: Jangan Meremehkan Sedekah Orang Lain
Orang yang yakin kepada Allah akan lebih mudah mengulurkan tangan untuk membantu sesama. Ia memahami bahwa harta hanyalah titipan, dan yang benar-benar menjadi miliknya adalah apa yang telah ia infakkan di jalan Allah.
Maka, jangan biarkan rasa takut kepada kemiskinan mengalahkan kepercayaan kita kepada Rabb Yang Maha Kaya. Ingatlah, setan hanya memberikan janji palsu, sedangkan janji Allah pasti benar. Semakin kita percaya kepada Allah, semakin ringan pula tangan kita untuk berbagi, dan semakin besar harapan kita memperoleh keberkahan hidup di dunia serta pahala yang abadi di akhirat. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

