Saudaraku,
Usia 40 tahun adalah fase serius dalam perjalanan hidup seorang hamba.
Rasulullah ﷺ memberi isyarat agar seseorang mulai memperbaiki diri dengan sungguh-sungguh.
Allah berfirman tentang usia matang: agar kita bersyukur dan beramal saleh.
Saudaraku, jika umur telah mencapai 40, jangan lagi menunda taubat.
Hasan Al-Bashri رحمه الله berkata: “Jika engkau melihat seseorang telah berusia 40, maka ringankanlah pergaulan dengannya.”
Ini karena ia seharusnya sudah fokus pada akhirat.
BACA JUGA: Saudaraku, Ketahuilah Manfaat Dzikir
Saudaraku, umur yang panjang tanpa amal adalah kerugian yang nyata.
Nabi ﷺ bersabda bahwa sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan baik amalnya.
Maka ukuran bukan usia, tetapi kualitas amal kita.
Ibnu Qayyim رحمه الله mengatakan hati yang lalai di usia tua adalah tanda kehinaan.
Saudaraku, jangan sampai usia bertambah tapi dosa juga terus bertambah.
Saat muda kita banyak alasan, tapi setelah 40 alasan itu mulai gugur.
Perbanyak istighfar dan amal yang mendekatkan kepada Allah.
Umar bin Khattab رضي الله عنه pernah mengingatkan pentingnya muhasabah sebelum datangnya hisab.
BACA JUGA: Saudaraku, Segeralah Beramal
Saudaraku, waktu yang tersisa jauh lebih sedikit daripada yang telah berlalu.
Gunakan sisa umur untuk memperbaiki hubungan dengan Allah.
Perbanyak amal tersembunyi yang hanya Allah yang tahu.
Jangan bangga dengan dunia, karena ia akan ditinggalkan.
Para ulama salaf menangis ketika memasuki usia tua karena takut amalnya tidak diterima.
Semoga usia kita menjadi saksi kebaikan, bukan penyesalan di akhir kehidupan. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

