Home NasihatSaudaraku, Harta Haram Membuatmu …

Saudaraku, Harta Haram Membuatmu …

Harta haram bisa membangun rumah, tapi meruntuhkan ketenangan jiwa.

by Abu Umar
0 comments 92 views

Harta haram tidak akan membawa berkah, Saudaraku.

Ia tumbuh di tanganmu, tapi membusuk di hatimu.

Imam Ahmad berkata, “Siapa yang mencari dunia dengan cara haram, maka dunia itu akan memalingkannya dari akhirat.”

ChatGPT said:

Perkataan Imam Ahmad ini adalah peringatan tajam bagi siapa pun yang terlena dengan gemerlap dunia. Dunia yang dicari dengan cara haram bukan hanya tidak membawa berkah, tetapi justru menjadi hijab yang menutup pandangan hati dari akhirat. Harta yang diperoleh tanpa ridha Allah akan menyeret pemiliknya kepada kelalaian, keserakahan, dan dosa yang terus beranak pinak.

BACA JUGA:   Fitnah Anak dan Harta

Sebaliknya, orang yang menjaga sumber rezekinya tetap halal, meski sedikit, akan merasakan ketenangan dan keberkahan yang jauh lebih besar daripada tumpukan harta haram. Dunia yang dicari dengan maksiat tidak pernah mengantarkan pada kebahagiaan, melainkan menjerumuskan pelakunya dari cahaya iman menuju gelapnya kesesatan.

Saudaraku, jangan tertipu dengan gemerlap yang menipu pandangan.

Harta haram bisa membangun rumah, tapi meruntuhkan ketenangan jiwa.

Ibnul Qayyim berkata, “Setiap daging yang tumbuh dari yang haram, maka neraka lebih pantas baginya.”

Betapa seriusnya dampak dari harta dan makanan haram. Apa yang masuk ke tubuh bukan sekadar makanan, tapi menjadi bagian dari darah dan daging yang akan dimintai pertanggungjawaban. Jika sumbernya haram, maka seluruh amal bisa terhalang dari keberkahan dan doa pun tertolak.

Daging yang tumbuh dari hasil yang kotor ibarat bangunan yang didirikan di atas lumpur dosa—tak ada kekuatan, tak ada cahaya. Maka siapa yang takut kepada Allah, hendaklah ia menjaga setiap suapan agar bersih dan halal, karena daging yang halal menumbuhkan ketenangan, sedangkan yang haram menumbuhkan kemurkaan.
Saudaraku, rezeki halal mungkin datang perlahan, tapi ia membawa keberkahan yang dalam.

Sedang harta haram datang cepat, namun menyeretmu pada penyesalan tanpa akhir.

BACA JUGA:  Tanyakan tentang Hartamu

Harta itu bukan sekadar angka, tapi ujian kejujuran dan imanmu.

Kalimat ini mengingatkan bahwa hakikat harta bukan diukur dari banyaknya, tapi dari cara kita memperolehnya dan menggunakannya. Setiap rupiah adalah saksi, apakah ia datang dari jalan yang diridhai Allah atau sebaliknya. Harta bisa menjadi tangga menuju surga bila disertai kejujuran, amanah, dan niat ibadah, namun bisa pula menjadi rantai yang menyeret ke neraka bila dicari dengan tipu daya dan kelicikan.

Karena itu, setiap transaksi, setiap kerja, dan setiap pemberian harus disertai rasa takut kepada Allah. Sebab, harta bukan hanya milik tanganmu, tapi juga cermin dari iman di hatimu.

Saudaraku, jauhilah yang haram, karena kebahagiaan sejati tak pernah dibeli dengan dosa. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119