Bagaimana Cara Mengusap Telinga yang Benar Ketika Wudhu?

by Abu Umar
0 comments 12 views

Di antara bagian wudhu yang sering dianggap sepele namun ternyata masih banyak yang keliru dalam mempraktikkannya adalah cara mengusap telinga. Sebagian orang mengira telinga harus diusap dengan air baru yang terpisah dari kepala. Padahal, penjelasan para ulama menunjukkan bahwa tidak ada dalil sahih yang mewajibkan hal tersebut.

Tidak Perlu Mengambil Air Baru

Ditegaskan dalam kitab As-Silsilah:

“Kesimpulannya: tidak dijumpai dalam sunah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam satupun dalil yang mengharuskan mengambil air yang baru untuk telinga.”

Maka, telinga cukup diusap dengan sisa air setelah mengusap kepala, tanpa perlu membasahi tangan kembali secara khusus.  (As-Silsilah Al-Ahadits Adh-Dha’ifah, no. 995)

BACA JUGA:  Saudaraku, Jagalah Wudhumu

Ini menunjukkan bahwa mengusap telinga adalah kelanjutan dari mengusap kepala, bukan amalan yang berdiri sendiri dengan air tersendiri. Karena itu, setelah tangan selesai mengusap kepala, gerakan langsung disambung menuju telinga.

Tata Cara Mengusap Telinga

Adapun cara mengusap telinga yang benar dijelaskan dalam hadis dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma:

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu, kemudian beliau mengusap kepalanya dan kedua telinganya, bagian dalam dengan jari telunjuk dan bagian luar dengan jempol.

(HR. An-Nasa’i no. 102, dishahihkan oleh Al-Albani)

Dari hadis ini, para ulama menjelaskan tata caranya sebagai berikut:

Bagian dalam telinga diusap dengan jari telunjuk
Bagian luar telinga diusap dengan jempol

Caranya sederhana namun penuh tuntunan. Setelah mengusap kepala, masukkan telunjuk ke lekukan bagian dalam telinga, lalu usapkan jempol pada bagian luar telinga secara bersamaan.

BACA JUGA:  Mengusap Penghalang-penghalang wudhu

Ibadah Itu Mengikuti Tuntunan

Seorang muslim hendaknya berusaha menyempurnakan ibadahnya sesuai contoh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, termasuk dalam perkara yang terlihat kecil seperti ini. Karena kesempurnaan wudhu adalah kunci kesempurnaan shalat.

Jangan meremehkan sunnah-sunnah wudhu. Bisa jadi, amalan kecil yang dikerjakan dengan ittiba’ dan keikhlasan justru menjadi sebab datangnya cinta Allah. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119