Home MuamalahKehormatan Seorang Muslim

Kehormatan Seorang Muslim

. Islam juga menyinggung masalah akhlak mulia yang banyak diurai dalam hadits-hadits Nabi ﷺ.

by Abu Umar
0 comments 106 views

Seorang Muslim mempunyai hal-hal mulia yang tidak boleh dilanggar, sebagaimana diterangkan dalam hadits di atas. hal-hal tersebut di antaranya adalah jiwa, harta dan kehormatan. Ketiga hal ini adalah hal yang sangat berharga bagi seorang Muslim.

Sewaktu Haji Wada, Rasulullah ﷺ menyinggung tiga hal ini, dan mengulangnya sampai tiga kali dalam tiga khotbahnya yang berbeda-beda, yaitu pada hari Nahr, hari Arafah dan hari Tasyriq kedua. Beliau bersabda.

إِنْ أَمْوَالَكُمْ وَدِمَاءَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِي

شَهْرِكُمْ هَذَا فِي بَلَدِكُمْ هَذَا

“Sesungguhnya harta kalian, darah kalian dan kehormatan kalian adalah (hal-hal) yang mulia bagi kalian (sehingga tidak boleh dilang-gar), sebagaimana mulianya hari ini, bulan ini dan negeri ini.”

Hal lain yang harus diperhatikan dalam rangka menjaga kemuliaan interaksi dengan sesama muslim adalah, kita tidak boleh menakut-nakuti kawan kita tersebut. Imam Abu Dawud menceritakan bahwa ada seorang sahabat yang merampas tambang saudaranya hingga saudaranya tersebut takut.

BACA JUGA: Orang Muslim yang Celaka karena Shalat

Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda,

ولَا يَحِلُّ لِمُسْلِمِ أَنْ يُرَوْعَ مُسْلِمًا

“Seorang Muslim tidak boleh menakut-nakuti saudara Muslim lainnya.”

Rasulullah ﷺ bersabda.

banner

لا يَأْخُذْ أَحَدُكُمْ عَصَا أَخِيهِ لَاعِبًا أَوْ حَادًا

“Seorang Muslim tidak boleh mengambil (merampas) tongkat sau daranya, baik main-main atau sungguhan.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ahmad)

Dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim diriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “(Bila ada tiga orang, maka) dua orang tidak boleh berbisik-bisik dengan tidak mengikutsertakan orang ketiga, karena sikap seperti ini bisa membuatnya sedih.”

Dalam sebuah riwayat disebutkan, “Karena sikap seperti itu bisa menyakiti seorang mukmin, dan Allah membenci sikap yang bisa menyakiti seorang mukmin.”

Dari uraian di atas kita bisa menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut.

1. Islam sebagai syariah dan manhaj tidak hanya terpaku mem-bahas masalah aqidah dan ibadah saja, semisal shalat, puasa, zakat, dan haji. Islam juga menyinggung masalah akhlak mulia yang banyak diurai dalam hadits-hadits Nabi ﷺ.

BACA JUGA: Menolong Saudara Sesama Muslim

2. Dalam ajaran Islam, perilaku tercela seperti sombong, bersikap zalim, mengajak melakukan dosa, riya, nifak, menggunjing orang lain, dan adu domba adalah dosa-dosa besar yang mem-punyai ancaman siksaan yang besar pula.

3. Niat di hati dan amal lahiriah merupakan parameter hakiki yang digunakan Allah dalam menilai hamba-hamba-Nya. Dia menilai manusia dengan menggunakan kaidah, “Sesungguhnya (hasil yang dicapai dari) amal-amal (seseorang itu sesuai dengan) niatnya. Dan sesungguhnya tiap orang akan memperoleh (pahala) sesuai dengan apa yang diniatkannya.”

4. Tempat bersemayamnya rasa takut, pengharapan, dan khusyu’ kepada Allah SWT adalah di hati. []

Sumber: Akhlak Rasul, Menurut Al-Bukhari dan Muslim / Penulis: Abdul Mun’im al-Hisyami / Penerbit: Gema Insani Press / Cetakan Kedelapan, Dzulhijjah 1441 H / Agustus 2019 M

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119