Home IbadahDzikir Terbaik

Dzikir Terbaik

Ucapan Ibnu Taimiyyah rahimahullah menjadi pengingat bagi kita bahwa setelah menyempurnakan kewajiban-kewajiban, hendaknya seorang muslim mengisi waktunya dengan menuntut ilmu atau menghadiri majelis ilmu.

by Abu Umar
0 comments 129 views

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

مَنْ اشْتَغَلَ بِطَلَبِ الْعِلْمِ النَّافِعِ بَعْدَ أَدَاءِ الْفَرَائِضِ أَوْ جَلَسَ مَجْلِسًا يَتَفَقَّهُ أَوْ يُفَقِّهُ فِيهِ الْفِقْهَ الَّذِي سَمَّاهُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ فِقْهًا فَهَذَا أَيْضًا مِنْ أَفْضَلِ ذِكْرِ اللَّهِ

“Siapa pun yang sibuk mencari ilmu yang bermanfaat setelah menunaikan kewajiban-kewajiban, atau duduk dalam majelis untuk memahamkan atau mengajarkan ilmu yang disebutkan oleh Allah dan Rasul-Nya sebagai fiqih, maka ini juga termasuk salah satu bentuk dzikir terbaik.”
(Majmu’ Fatawa, 10/661)

Ilmu dan Ibadah: Keterkaitan yang Erat

Perkataan ini menunjukkan bahwa mencari ilmu yang bermanfaat, khususnya ilmu agama, memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Setelah seorang muslim melaksanakan kewajiban-kewajiban utamanya seperti shalat, puasa, dan zakat, maka menyibukkan diri dengan ilmu agama menjadi amal utama yang termasuk dzikir kepada Allah. Dzikir bukan hanya berupa tasbih, tahmid, dan tahlil, melainkan juga dengan menghadirkan hati dalam memahami syariat Allah.

BACA JUGA:  Keutamaan Dzikir dan Doa

Imam Ahmad rahimahullah pernah berkata, “Manusia paling membutuhkan ilmu dibandingkan dengan makanan dan minuman. Karena seseorang membutuhkan makanan dan minuman sekali atau dua kali dalam sehari, sedangkan ia membutuhkan ilmu sebanyak tarikan nafasnya.” (Jami’ Bayan al-‘Ilmi, 1/185). Hal ini menegaskan bahwa ilmu adalah bekal pokok bagi seorang mukmin agar ibadah dan amalnya benar sesuai tuntunan.

Majelis Ilmu sebagai Dzikir

Berkumpul di majelis ilmu bukanlah sekadar aktivitas intelektual, melainkan termasuk ibadah yang berpahala besar. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, mereka membaca kitabullah dan mempelajarinya bersama, melainkan ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, para malaikat menaungi mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.” (HR. Muslim no. 2699).

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah, murid Ibnu Taimiyyah, juga menegaskan: “Majelis ilmu adalah taman dari taman-taman surga. Barang siapa duduk di dalamnya, maka ia akan merasakan kenikmatan yang tiada bandingannya, melebihi seluruh kenikmatan dunia.” (Miftah Dar as-Sa‘adah, 1/76).

Ilmu: Jalan Menuju Amal yang Benar

Ilmu yang bermanfaat tidak lain adalah ilmu syar’i, yang mengajarkan tentang bagaimana mengenal Allah, mengenal Rasul-Nya, dan memahami agama ini dengan benar. Tanpa ilmu, amal ibadah tidak akan diterima, sebagaimana firman Allah Ta’ala:

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ

“Ketahuilah, bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah melainkan Allah.” (QS. Muhammad: 19).

Ayat ini menunjukkan bahwa ilmu mendahului ucapan dan amal. Oleh karena itu, Imam al-Bukhari membuka kitab Shahih-nya dengan bab “Ilmu sebelum ucapan dan perbuatan.”

BACA JUGA:   Di Antara Faidah Dzikir: Menguatkan Hati dan Badan

Ulama Salaf tentang Kedudukan Ilmu

Para ulama salaf sangat menekankan keutamaan ilmu. Al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata: “Belajar satu bab ilmu lebih aku sukai daripada shalat sunnah semalam suntuk.” (Jami’ Bayan al-‘Ilmi, 1/92). Ini bukan berarti meremehkan ibadah, tetapi menegaskan bahwa ilmu adalah kunci yang membuat ibadah menjadi sah dan benar.

Begitu pula Imam Asy-Syafi’i rahimahullah pernah berkata: “Menuntut ilmu lebih utama daripada shalat sunnah.” (Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab, 1/38). Karena dengan ilmu, seseorang tahu bagaimana melaksanakan shalat dengan benar sesuai sunnah Rasulullah ﷺ.

Penutup

Dengan demikian, ucapan Ibnu Taimiyyah rahimahullah menjadi pengingat bagi kita bahwa setelah menyempurnakan kewajiban-kewajiban, hendaknya seorang muslim mengisi waktunya dengan menuntut ilmu atau menghadiri majelis ilmu. Itulah dzikir terbaik, sebab di dalamnya hati mengingat Allah, lisan membaca ayat-ayat-Nya, dan akal memahami syariat-Nya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119