Home IbadahPahala Shalat Ashar

Pahala Shalat Ashar

Apakah kita rela kehilangan pahala dua kali lipat hanya karena tertahan rapat, pekerjaan, atau sekadar rebahan?

by Abu Umar
0 comments 161 views

Di tengah hiruk-pikuk dunia yang menggoda, seringkali kewajiban utama justru menjadi korban kesibukan. Salah satunya adalah shalat ashar, sebuah ibadah agung yang terletak di antara dua waktu rawan: siang yang melelahkan dan petang yang sibuk. Namun siapa sangka, shalat ini memiliki keutamaan luar biasa yang sering dilalaikan.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Bashrah al-Ghifari, beliau berkata, “Rasulullah ﷺ shalat ashar bersama kami di daerah Makhmash. Kemudian beliau bersabda: ‘Sesungguhnya shalat ini (shalat ashar) pernah diwajibkan kepada umat sebelum kalian, namun mereka menyia-nyiakannya. Sehingga barangsiapa yang menjaga shalat ini, maka baginya pahala dua kali lipat’.” (HR. Muslim no. 830)

Perhatikanlah! Umat terdahulu pun diperintah untuk menegakkan shalat ini, tetapi mereka meremehkannya hingga binasa. Dan kini, kita diberi kesempatan mulia: menjaganya dan meraih pahala berlipat ganda.

BACA JUGA: Menjaga Shalat Ashar dan Subuh: Kunci Surga dan Kehidupan yang Diberkahi

Tak hanya itu, Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak akan masuk neraka seorang pun yang mengerjakan shalat sebelum matahari terbit (yaitu shubuh) dan sebelum matahari terbenam (yaitu ashar).” (HR. Muslim no. 634)

Hadis ini menunjukkan bahwa shalat subuh dan ashar menjadi benteng keselamatan dari api neraka. Kedua waktu ini adalah momen pergantian siang dan malam, waktu yang sangat berat bagi jiwa, karena seringkali tubuh lelah dan hati mulai lalai. Maka, orang yang tetap menjaga shalat di waktu-waktu ini adalah orang yang benar-benar mencintai Allah dan takut kepada-Nya.

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan, “Waktu-waktu shalat lima adalah momen yang paling berharga dalam kehidupan seorang hamba. Maka barangsiapa yang memperhatikan dan memakmurkannya, berarti ia telah memakmurkan seluruh waktunya.” (Al-Fawāid, Ibnul Qayyim)

Dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Tidak ada sesuatu pun yang lebih bisa mendekatkan seorang hamba kepada Allah daripada melaksanakan apa yang telah Allah fardhukan atasnya, dan shalat adalah tiangnya agama.” (Majmū’ al-Fatāwā)

BACA JUGA:  7 Syarat Mengqashar Shalat

Renungkanlah…

Shalat ashar bukan hanya sekadar rutinitas, tapi penentu nasib akhirat. Saat seseorang menjaga ashar di tengah kesibukan, ia sedang menunjukkan bukti cintanya kepada Allah. Sementara yang menunda atau meremehkannya, dikhawatirkan sedang menapaki jejak kehancuran umat-umat terdahulu.

Apakah kita rela kehilangan pahala dua kali lipat hanya karena tertahan rapat, pekerjaan, atau sekadar rebahan?

Bangkitlah! Mari kita jadikan shalat ashar sebagai komitmen dan bukti kecintaan kita kepada Allah. Jadikan ia prioritas, bukan sisipan waktu yang tersisa. Karena sesungguhnya, di antara banyak ibadah, hanya sedikit yang menjadi pembeda antara penghuni surga dan neraka—dan salah satunya adalah shalat ini. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119