Home IbadahRahasia Dzikir Masuk Pasar

Rahasia Dzikir Masuk Pasar

Jangan remehkan dzikir ini. Bacalah dengan tenang, penuh penghayatan, meski hanya sekali

by Abu Umar
0 comments 48 views

Doa Masuk Pasar

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

LAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH, LAHUL-MULKU WA LAHUL-HAMDU, WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI’IN QODIIR

(Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya dan Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu)

Pasar adalah tempat yang ramai. Suara tawar-menawar bersahutan. Orang sibuk dengan urusan dunia. Tak jarang juga diwarnai kelalaian, sumpah palsu, bahkan emosi. Karena itulah, pasar disebut sebagai salah satu tempat yang paling dibenci Allah, sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih riwayat Muslim. Namun justru di tempat yang penuh kelalaian itulah, ada satu dzikir istimewa dengan keutamaan yang luar biasa.

BACA JUGA:  Waktu Dzikir Petang

Rasulullah ﷺ mengajarkan dzikir khusus ketika masuk pasar. Beliau bersabda: “Barang siapa masuk pasar lalu membaca: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiitu wa huwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khair, wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir, maka Allah akan mencatat baginya satu juta kebaikan, menghapus satu juta keburukan, dan mengangkatnya satu juta derajat.” (HR. Tirmidzi, dinilai hasan oleh sebagian ulama)

Mengapa Dzikir Ini Sangat Istimewa?

Para ulama menjelaskan, rahasia besar dzikir masuk pasar terletak pada kondisinya. Pasar adalah tempat manusia lalai dari mengingat Allah. Saat orang lain sibuk menghitung untung, orang yang berdzikir justru mengingat Pemilik rezeki. Saat yang lain tenggelam dalam dunia, ia menguatkan tauhidnya. Inilah yang membuat pahalanya begitu besar.

Ibnul Qayyim رحمه الله menjelaskan bahwa dzikir di waktu dan tempat yang penuh kelalaian nilainya lebih tinggi. Karena ia melawan arus. Ia berat bagi jiwa. Tapi justru di situlah kemuliaannya. Dzikir masuk pasar bukan sekadar bacaan lisan, tapi deklarasi tauhid di tengah hiruk-pikuk dunia. Seakan berkata, “Aku datang ke sini, tapi hatiku tetap bersama Allah.”

BACA JUGA:  Menggerakkan Bibir saat Shalat dan Dzikir

Bukan Sekadar Masuk Pasar Fisik

Sebagian ulama kontemporer memaknai pasar juga sebagai simbol tempat transaksi dunia. Termasuk mal, pusat perbelanjaan, bahkan “pasar digital” hari ini. Selama seseorang masuk ke ruang yang membuat manusia lalai dan sibuk dengan dunia, dzikir ini tetap relevan. Ia menjadi benteng hati agar tidak diperbudak harta.

Maka, jangan remehkan dzikir ini. Bacalah dengan tenang, penuh penghayatan, meski hanya sekali. Bisa dibaca lirih, tanpa harus terdengar orang lain. Jadikan pasar bukan hanya tempat mencari kebutuhan dunia, tapi juga ladang pahala yang luas.

Karena orang beriman itu unik.
Masuk pasar, tapi hatinya masuk surga.  []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119