Minggu, 8 November 2026

Kitab Al-Kabā’ir Palsu dan Kitab Al-Kabā’ir Asli

Selain itu dalam kitab al-Kaba ir asli ini tampak kepiawaian Imam adz-Dzahabi, yang merupakan ahli dalam mengkritisi dan menilai hadis sekaligus sebagai peneliti.

Kitab Al-Kabā’ir Palsu dan Kitab Al-Kabā’ir Asli

Ada sebuah kitab yang juga berjudul al-Kaba ir yang terkenal dinisbatkan kepada adz-Dzahabi, akan tetapi banyak ulama belakangan yang mengkritisinya. Hal ini karena banyak hadis palsu dan batil, kisah-kisah dan riwayat aneh di dalamnya.

Tentu saja, karya tulis seperti ini tidak pantas disandarkan seorang ulama besar, al-Hafizh, Imam adz-Dzahabi, yang mana beliaulah yang justru ahli dalam mengkritisi hadis dan merupakan guru besar dalam ilmu jarh dan ta’dil. Kitab al-Kaba ir palsu inilah yang telah banyak beredar dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

BACA JUGA:  2 Dosa Besar yang Membinasakan: Meninggalkan Shalat dan Makan Riba

Adapun kitab al-Kaba ir yang akan kita bahas ini adalah kitab yang valid ditulis oleh Imam adz-Dzahabi. Salinan manuskrip dari kitab al-Kaba ir yang valid ini ditemukan oleh Ustaz Muhyiddin Masto di Maktabah Arif Hikmah, Madinah Beliau al-Munawarah, mencantumkan sekaligus menetapkan di dalam mukadimah “Kitab al-Kaba ir” yang di-tahqiq sekaligus diterbitkan beliau sendiri, bahwa salinan manuskrip tersebut adalah manuskrip yang benar dan asli dari Kitab al-Kabā ir, karena tidak ada satu pun hadis palsu yang disebutkan, dan hadis-hadis dhaif yang disebutkan dalam kitab itu disebutkan dalam shighah tamridh.

Selain itu dalam kitab al-Kaba ir asli ini tampak kepiawaian Imam adz-Dzahabi, yang merupakan ahli dalam mengkritisi dan menilai hadis sekaligus sebagai peneliti.

VACA JUGA:  Dosa Besar: Durhaka terhadap Orang Tua

Maka versi cetakan dan tahqiq Kitab al-Kaba ir milik Ustaz Muhyiddin Masto inilah yang diakui dan menjadi ajuan sebagai kitab al-Kaba ir asli karya al-Imam adz-Dzhabi. Demikian juga manuskrip yang sama dijadikan acuan oleh Syekh Masyhur bin Hasan Alu Salman dalam menerbitkan kitab al-Kaba ir. Cetakan Syekh Masyhur inilah yang dijadikan patokan oleh penulis untuk disyarah. []

Sumber: Syarah Al-Kabair, Dosa-Dosa Besar, karya Imam Adz-Dzahabi Asy-Syafi’i / Penulis: Dr. Firanda Andirja, Lc., ΜΑ. / Penerbit UFA Office / Cetakan: Pertama, 2024

Tinggalkan komentar