Home IbadahSedekah, Keutamaan, dan Adabnya

Sedekah, Keutamaan, dan Adabnya

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad ﷺ bersabda, "Sedekah tidak akan pernah mengurangi harta." (HR Muslim)

by Abu Umar
0 comments 192 views

Bersedekah memiliki banyak sekali keutamaan, antara lain sebagai berikut.

Pertama, Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud r.a. bahwa Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Siapa di antara kalian yang harta untuk ahli warisnya lebih dicintai daripada hartanya sendiri?” Mereka menjawab, “Wahai Rasulullah, di antara kita tidak ada yang lebih mencintai harta untuk ahli warisnya daripada harta untuk dirinya sendiri.” Beliau lantas bersabda, “Sesungguhnya hartanya yang sebenarnya adalah harta yang ia sedekahkan dan harta untuk ahli warisnya adalah harta yang ia tinggalkan.” (HR al-Bukhari)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda, “Barang siapa yang bersedekah dengan sebiji kurma yang ia dapatkan secara baik (halal), niscaya Allah SWT akan menerima sedekah orang tersebut dengan tangan kanan-Nya. Kemudian Allah SWT pelihara sedekah itu untuk pemiliknya, seperti ia memelihara anak kuda hingga setinggi gunung.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

BACA JUGA: 4 Golongan Orang yang Memberi atau Bersedekah

Dalam hadits yang lain disebutkan, “Sedekah itu akan memadamkan api amarah Tuhan dan menghindarkan manusia dari mati dalam keadaan su’ul khatimah (meninggal dalam keadaan buruk).”

Hadits yang lain menyebutkan, “Bersedakahlah kalian, karena sedekah akan membebaskan dari api neraka.” (HR ath-Thabrani)

Diriwayatkan dari Buraidah r.a. bahwa Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Tidak bersedekah seseorang kecuali akan terlepas dari godaan tujuh puluh setan.” (HR Ahmad)

Dikisahkan ada seorang yang beribadah kepada Allah SWT selama enam puluh tahun di tempat bertapanya. Suatu hari ia keluar dari tempat tersebut dengan membawa sepotong roti, dalam perjalanannya ia bertemu dengan seorang wanita. Mereka berdua senantiasa berbincang-bincang lama sampai mereka terjerumus melakukan perbuatan zina. Setelah melakukan perbuatan terkutuk itu, orang yang bertapa itu pun jatuh pingsan.

Tak lama kemudian, datanglah seorang pengemis yang meminta-minta kepadanya tanpa pikir panjang ia memberikan roti itu sehingga ia pun mati karena kelaparan. Kemudian amal ibadahnya selama enam puluh tahun diletakkan dalam timbangan, begitu pula kesalah-kesalahannya. Apesnya, ternyata kesalahannya (berbuat zina) lebih besar daripada ibadahnya selam enam puluh tahun, tapi ketika roti yang dia berikan kepada pengemis diikutsertakan maka timbangan ibadahnya menjadi lebih unggul sehingga dia diberi ampunan.

BACA JUGA:  Jika Enggan Bersedekah

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Sedekah tidak akan pernah mengurangi harta.” (HR Muslim)

Diriwayatkan dari Aisyah r.a. bahwa orang-orang sedang menyembelih seekor kambing, lalu Nabi Muhammad ﷺ bertanya kepadanya, “Apa yang tersisa dari kambing itu?” Aisyah r.a. menjawab, “Adapun yang tersisa hanyalah bagian bahunya.” Rasulullah ﷺ pun menjawab, “Semuanya masih tersisa, hanya bahunya yang tidak.” []

Sumber: Mukhtashar Minhaj al-Qashidîn (Rahasia Hidup Orang-orang Shaleh) / Penulis: Ibnu Qudamah / Penerbit: al-Maktab al-Islami (Khatuliswa Pers) / Cet.: 2000/Kesembilan

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119