Home SirahUmar bin Khaththab dan Keutamaan Tutup Aib Orang Lain

Umar bin Khaththab dan Keutamaan Tutup Aib Orang Lain

by Abu Umar
0 comments 160 views

Asy-Syabi menuturkan, suatu hari, seorang laki-laki datang kepada ‘Umar bin Khaththab. Ia menceritakan kisah dan pengalaman hidupnya. “Aku memiliki seorang puteri yang pernah aku kubur hidup-hidup di masa jahiliyah. Namun, kami mengeluarkannya kembali sebelum mati. Tak lama Islam datang, kemudian aku dan putriku masuk Islam.” katanya.

Kemudian ia melanjutkan, ”Ketika puteriku telah menjadi seorang Muslimah, ia terkena salah satu hukuman had karena berzina. Karena merasa menyesal dan putus asa, puteriku kemudian mencoba bunuh diri dengan melukai nadinya. Lalu aku menemukannya, sementara dia sudah memotong sebagian nadi lehernya.”

BACA JUGA: Umar bin Khattab saat Masuk Islam

Beberapa sahabat lain yang turut mendengar ceritanya tercengang. Lalu lelaki ini melanjutkan kisahnya, ”Maka lantas kuobati puteriku hingga sembuh. Kemudian ia pun bertaubat dengan sungguh-sungguh. Kemudian puteriku dipinang oleh seseorang.”

Belum jelas apa sebenarnya maksud kedatangannya menemui Khalifah Umar bin Khattab, hingga ia pun melanjutkan, ”Wahai Amirul Mukmini! Apakah aku harus memberitahu calonnya tentang keadaan puteriku pada masa lalu?” ujarnya.

Mendengar itu, wajah ‘Umar seketika berubah, ia menjawab, ”Apakah engkau ingin menyingkapkan apa yang telah ditutupi oleh Allah? Demi Allah, jika engkau memberitahukan tentang kisah hidup puterimu kepada seseorang yang ingin menikahinya, kami akan menjadikanmu sebagai contoh hukuman bagi seluruh penduduk negeri karena telah membuka aib seseorang. Nikahkanlah puterimu itu sebagai seorang Muslimah yang menjaga dirinya.”

BACA JUGA: Mengapa Setan Takut kepada Umar bin Khattab?

Begitu indahnya ajaran agama kita. Semua orang pasti memiliki aib ataupun masa lalu yang buruk. Namun, pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali kepada cahaya Allah, sebelum nyawa di kerongkongan dan sebelum datangnya hari kiamat. Semoga Allah ‘Azza wa Jalla mengampuni kita dan menutup aib juga dosa-dosa kita di hari kiamat atas apa yang telah kita perbuat. []

Sumber: DR. Ahmad Hatta MA., dkk. Januari 2015. The Golden Story of ‘Umar bin Khaththab. Jakarta Timur: Maghfirah Pustaka.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119