Home SirahKecintaan Tsauban

Kecintaan Tsauban

by Abu Umar
0 comments 110 views

Seorang budak bernama Tsauban sangat menyayangi dan hatinya selalu merindukan Rasulullah Muhammad ﷺ sehari saja tidak bertemu nabi, terasa seperti setahun baginya.

Kalau bisa, ia ingin bersama Rasulullah ﷺ setiap waktu. Jika tidak bertemu Rasulullah, ia amat sedih, murung, dan sering menangis. Demikian juga yang dilakukan Rasulullah ﷺ terhadap Tsauban begitu mengetahui betapa besarnya kasih akung terhadap dirinya.

Suatu hari Tsauban berjumpa Rasulullah ﷺ dan berkata, “Ya Rasulullah, aku sebenarnya tidak sakit. Aku sangat sedih jika berpisah dan tidak bertemu denganmu walaupun sekejap.

BACA JUGA:  Amalan Agar Bisa Menemani Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam Di Surga

“Jika sudah bertemu, barulah hatiku menjadi tenang dan gembira sekali.

“Apabila memikirkan akhirat, hati ini bertambah cemas dan takut kalau kalau tidak dapat bersama denganmu. Kedudukanmu sudah tentu di surga yang tinggi, sedangkan aku belum tentu, entah di surga paling bawah, atau yang paling mencemaskan kemungkinan tidak dimasukkan ke surga langsung.

“Jika demikian, tentu aku tidak akan bertemu denganmu lagi.

Rasulullah ﷺ amat terharu mendengar perkataan Tsauban. Namun beliau tidak dapat berbuat apa-apa karena balasan surga atau neraka bagi setiap hamba itu hak dan urusan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

BACA JUGA:  Orang yang Masuk Surga

Setelah peristiwa itu, turunlah wahyu kepada Rasulullah ﷺ yang berbunyi:

وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَالرَّسُوْلَ فَاُولٰۤىِٕكَ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاۤءِ وَالصّٰلِحِيْنَۚ وَحَسُنَ اُولٰۤىِٕكَ رَفِيْقًا ۝٦٩

wa may yuthi‘illâha war-rasûla fa ulâ’ika ma‘alladzîna an‘amallâhu ‘alaihim minan-nabiyyîna wash-shiddîqîna wasy-syuhadâ’i wash-shâliḫîn, wa ḫasuna ulâ’ika rafîqâ

“Siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nabi Muhammad), mereka itulah orang-orang yang (akan dikumpulkan) bersama orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (Quran Surat An-Nisaa Ayat 69)

Maka bergembiralah. Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai. []

Sumber: Bermalam Di Surga, Karya: Dr. Hasan Syam Basya, Penerbit Gema Insani Press, Cetakan Pertama, Ramadhan 1436 H / 2015 H

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119