Harta Kita Sebenarnya
Orang yang cerdas adalah orang yang memanfaatkan hartanya sebelum hartanya dimanfaatkan oleh orang lain.
Orang yang cerdas adalah orang yang memanfaatkan hartanya sebelum hartanya dimanfaatkan oleh orang lain.
Bisa jadi satu sedekah, satu rakaat shalat sunnah, satu lembar bacaan Al-Qur'an, atau satu dzikir yang ringan menjadi sebab terbukanya banyak pintu…
Kesalehan yang hakiki bukan hanya terlihat pada banyaknya ibadah yang dilakukan oleh anggota badan, tetapi juga pada lurusnya hati dan benarnya keimanan.
Banyak hamba Allah yang mungkin tidak dikenal manusia, tidak memiliki jabatan, dan tidak memiliki kekayaan yang melimpah.
Sedikit demi sedikit, rawatib yang awalnya terasa berat akan menjadi kebutuhan ruhani yang dirindukan setiap hari.
Saudaraku, maka saat hati terasa keras, jangan menjauh dari Al-Qur'an, justru dekatilah ia.
Keyakinan inilah yang membuat hati seorang mukmin tetap tenang di tengah berbagai perubahan hidup.
Jadikan pujian dan celaan manusia berada di bawah penilaian Allah.
Para ulama salaf dahulu menjadikan Al-Qur'an sebagai sumber kekuatan mereka. Ketika menghadapi kesulitan, mereka kembali kepada Al-Qur'an.
Basahilah lisan dengan memohon ampun kepada Allah sebelum datang hari ketika penyesalan tidak lagi bermanfaat.
Kebenaran tidak diukur dengan jumlah pengikut, tetapi dengan dalil dan petunjuk Allah.
Kesabaran memang terasa pahit pada awalnya. Menahan amarah tidak mudah. Menahan diri dari maksiat tidak ringan.