Saudaraku, Jika Jauh dari Allah
Ketaatan inilah makna taat yang sejati. Ia memang berat, tapi ada perasaan damai dan nikmat ketika menjalaninya.
Ketaatan inilah makna taat yang sejati. Ia memang berat, tapi ada perasaan damai dan nikmat ketika menjalaninya.
Kematian tidak menanti keistiqomahan dirimu. Istiqomahlah!
Barang siapa meremehkan tetangga, maka ia akan rugi dalam beberapa hal yang ia perlukan.
Terang saja Umar bin Khatab radhiyallahu 'anhu mengatakan demikian, sebab beliau yakin dengan janji Allah ini.
Lihatlah, bagaimana kemuliaannya membuat ia berbaik sangka, sehingga ia memandang buruknya perbuatan mereka menjadi baik.
Ketika masa Dinasti Utsmani, setiap pintu rumah disediakan dua pengetuk, salah satunya kecil, dan yang lainnya besar.
Di antaranya adalah Uban dan Penyakit. Kedua hal ini merupakan utusan malaikat maut kepada para hamba.
Kematian merupakan musibah paling besar, karena itu Allah s.w.t. menamakannya dengan ‘musibah maut'.
Sekarang, barangsiapa bermaksiat kepada Allah hendaklah mencabut hawa nafsunya dan kembali kepada Tuhannya. Apakah manusia lupa terhadap nikmat yang telah diberikan?
“Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya selalu dikabulkan Allah SWT,” kata malaikat yang satu.
Sungguh kita tidak pernah tahu dari doa siapa kebaikan dan keberkahan ini kita raih, bisa jadi kebaikan yang selama ini kita rasakan…