Orang-orang Fasik
Anda tahu kepada siapa sebenarnya bermaksiat dan pasti sadar akan apa yang Anda kerjakan. Renungkanlah hati yang selalu terbolak-balikkan di kedua telapak…
Anda tahu kepada siapa sebenarnya bermaksiat dan pasti sadar akan apa yang Anda kerjakan. Renungkanlah hati yang selalu terbolak-balikkan di kedua telapak…
Jika terbayang dalam benak bahwa apa yang dikerjakan adalah hasil keringat mereka, jawaban dari doanya saat itu adalah terputusnya semua nikmat Allah.
Orang yang kuat selalu berada dalam satu jalur, yaitu takwa kepada Allah.
(Tabi'ul Atba', Madinah, w. 184 H di Madinah)
Jadikan akhirat sebagai tujuan utama, niscaya dunia akan mengikuti sesuai takaran yang Allah tetapkan.
Mereka memandang usia tua sebagai kesempatan terakhir untuk memperbanyak bekal menuju surga.
Demikian pula seorang mukmin. Ia melaksanakan shalat, berpuasa, bersedekah, membaca Al-Qur’an, menjauhi maksiat, dan memperbanyak taubat.
Al-Imam Az-Zuhri rahimahullah berkata, "Ilmu tidak akan diraih dengan badan yang santai."
Dunia hanyalah tempat menanam, sedangkan akhirat adalah tempat memanen hasilnya.
Jangan meremehkan sedekah sekecil apa pun, karena Allah melihat keikhlasan hati hamba-Nya.
Jangan pernah membandingkan keadaan perekonomian keluarga kita dengan orang lain.