Kenapa Kamu Harus Duduk di Majelis Ilmu
Duduk di majelis ilmu juga menjauhkanmu dari lingkungan yang buruk.
Duduk di majelis ilmu juga menjauhkanmu dari lingkungan yang buruk.
Imam Ahmad bin Hanbal pernah berkata: "Rezeki itu datang kepada manusia seperti ajal datang, tidak akan tertukar dan tidak akan terlambat."
Karena Rasulullah ﷺ bersabda penuh peringatan: "Beramallah, karena setiap orang akan dimudahkan pada apa yang ia diciptakan." (HR. Bukhari)
Bahkan sebagian salaf mengatakan: "Aku tidak melihat rezekiku datang lancar, kecuali setelah aku menjaga Shalat Dhuha."
Ketiga perbendaharaan tersebut merupakan suatu kebaikan yang baik bagi dirinya maupun orang lain. Yang terpenting sih bagi dirinya sendiri.
Itulah ketiga alasan yang seharusnya membuat hati seorang Muslim merasa risau. Namun, banyak dari kita yang tidak mengindahkan ketiganya.
Seorang mukmin yang ditambah kesulitan hendaknya memperhatikan waktu, mengawasi kondisi jiwa, menjaga anggota badan agar jangan sampai terucap dari lisan suatu kalimat…
Itu berarti di dalam hatinya tidak terdapat kehidupan yang dapat membuatnya malu dan menahan diri dari hal yang buruk. Seperti tanah kering…
Renungkanlah, bersama kelompok yang manakah engkau? Bersama dengan kelompok yang rugi ataukah kelompok yang beruntung?
Apakah kita merasakan perasaan ini yang memenuhi anggota tubuh kita pada saat kita menangis karena cinta dan rindu kepada Pencipta Alam Semesta…
Mungkin saja suatu saat nanti dia akan menyingkap dosa-dosa dan menelanjangi Anda.
Wahai manusia, kamu berbuat dosa di punggungku dan kamu akan disiksa di dalam perutku.