Ada dua bentuk penyampaian firman Allah dari malaikat Jibril. Kita telah sama-sama mengetahui bahwa Jibril menerima firman Allah dan bertugas untuk menyampaikan firman-Nya kepada Rasulullah. Dua bentuk ini seperti dikutip dari Al-Imam Al-Juwaini.
1. Firman Allah disampaikan kepada malaikat Jibril, lalu disampaikan kepada Nabi Muhammad dengan pemahaman Jibril. Jadi, hanya disampaikan maknanya.
2. Firman Allah disampaikan kepada malaikat Jibril, lalu disampaikan kepada Nabi Muhammad dengan sama persis seperti apa yang didengar Jibril. Tidak ada yang diubah, ditambah, atau dikurangi satu huruf pun.
BACA JUGA: Yang Diajarkan Nabi Jika Mengalami Kegelisahan
Imam As-Suyuthi menyebutnya bahwa bentuk pertama itu maksudnya adalah hadits dan bentuk kedua itu Al-Qur’an.
Dikutip dari buku “, dari sini kita bisa mengambil ibrah bahwa saat membaca Al-Qur’an, kita bisa coba bayangkan bagaimana Al-Qur’an ini diturunkan
Bagaimana Jibril dalam berbagai bentuknya berusaha menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad, bahkan disampaikan selama 23 tahun.
Lalu, mengapa kita sudah merasa lelah saat baru membaca atau menghafal sekitar 3 sampai 4 tahun lamanya?
BACA JUGA: Pria Asing Itu Adalah Jibril
Oleh sebab itu, kita seharusnya bisa belajar bersabar dalam membaca, menghafal, serta mengamalkan isi Al-Qur’an.
Tidak bisa semuanya dilakukan secara instan. Harus bertahap sambil terus mengharapkan keridaan Allah. []
SUMBER: Kun Bil Qur’ani Najman – Saihul Basyir
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

